Bangga Buatan Produk Lokal, Kementerian BUMN Gelar Ajang ABBI 2022

Ajang PBBI 2022

Kesuksesan Indonesia dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang positif selama masa pandemi tidak lepas dari peran pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), industri kecil dan menengah, serta para artisan. Mereka berhasil bertahan dengan memanfaatkan teknologi digital, serta terus mengembangkan kualitas produknya yang merupakan kreasi lokal sehingga mampu menjadi pilihan utama pasar Indonesia.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar ajang tahunan Anugerah Buatan Indonesia (ABBI) 2022. Ajang ini merupakan wujud apresiasi terhadap pelaku UMKM serta para artisan atas kontribusinya menghasilkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif.

Loto Srinaita Ginting, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN menyampaikan, "Ajang ABBI 2022 ini turut melibatkan partisipasi dari masyarakat Indonesia. Tiga besar finalis dari empat kategori yang sudah terpilih dari serangkaian seleksi ketat akan ditentukan oleh publik untuk menempati posisi 1, 2, dan 3,” ujar dalam keterangan pers dikutip, {24/11/2022).

Dalam Konferensi Pers ABBI 2022 yang turut dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Odo RM Manuhutu, dan Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Bima Laga, serta Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan PT Pegadaian, Eka Pebriansyah tersebut, Loto menyampaikan bahwa public voting untuk para pemenang akan dimulai sejak tanggal 22 November 2022 dan ditutup pada 9 Desember 2022 mendatang.

Selain memberikan apresiasi atas sejumlah capaian yang diperoleh para UMKM, IKM, serta para artisan, ABBI 2022 juga ingin memperkenalkan kepada seluruh masyarakat bahwa produk-produk lokal khususnya hasil produksi UMKM, IKM, maupun para artisan juga memiliki kualitas produk yang baik dan berdaya saing.

ABBI merupakan program berkelanjutan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang setiap tahunnya digelar bergantian diantara Kementerian/Lembaga yang menjalin kemitraan dengan UMKM, industri kecil dan menengah. Kali ini, Kementerian BUMN mendapat kesempatan untuk menjadi koordinator penyelenggaraan ABBI 2022 yang rencananya akan berlangsung di Jakarta pada 13 Desember 2022 mendatang.

Dengan diselenggarakan APPBI dapat memotivasi para pengusaha-pengusaha kecil yang masih berproses dalam mengembangkan usaha. Kegiatan ini sekaligus mendukung program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) agar masyarakat dapat mencintai dan menggunakan produk-produk lokal.

“Kekuatan ekonomi kita utamanya ditopang oleh UMKM. Harapannya, dengan kita bersama-sama mengkampanyekan Bangga Buatan Indonesia, mencintai produk lokal, dan belanja produk lokal, akan dapat menyerap produk UMKM lebih besar lagi. Sehingga para  UMKM menjadi makin siap menghadapi ancaman resesi global maupun ancaman perlambatan pertumbuhan ekonomi ke depan” ujar Loto.

Anugerah Bangga Buatan Indonesia 2022 telah melewati proses yang selektif. Juara dan pengusaha UMKM, industri kecil dan menengah, serta para artisan dari Gernas BBI sepanjang 2021-2022, menjadi syarat dasar untuk mengikuti ajang pemberian apresiasi ini.

Acara diselenggarakan secara bertahap mulai dari menjaring pelaku UMKM champions dari tiap wilayah Gernas BBI, binaan kementerian dan lembaga, serta pelaku UMKM yang bersifat umum. Terdapat 266 pengusaha UMKM, industri kecil dan menengah, serta para artisan yang lolos semua persyaratan dan melewati proses kurasi yang dilakukan oleh para perwakilan dari kementerian, lembaga dan asosiasi sesuai kategori yang ada. Anugerah Bangga Buatan Indonesia 2022 menghadirkan empat kategori utama yaitu Fesyen, Kuliner, Kriya, serta Kecantikan dan Kebugaran. 

Sebagai informasi, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang lahir di awal pandemi, tepatnya pada 14 Mei 2020, telah berhasil menjadi motor utama dalam menggerakkan pengusaha UMKM, industri kecil dan menengah, serta para artisan memanfaatkan teknologi digital. Gernas BBI digencarkan ke seluruh penjuru Indonesia mengajak pengusaha UMKM, industri kecil dan menengah, serta para artisan untuk onboard ke platform e-commerce.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Odo RM Manuhutu menyambut baik penyelenggaraan Anugerah BBI 2022. “Pengusaha UMKM, industri kecil dan menengah, serta para artisan selayaknya mendapat perhatian seperti ini karena proses mereka untuk melewati pandemi jauh lebih berat dibanding krisis ekonomi 1998. Semoga semangat ini bisa berlangsung lama tidak hanya dalam rangka melawan dampak pandemi, tapi juga demi kesuksesan masa depan mereka,” ujar Odo.

Ketua Umum idEA, Bima Laga juga sangat mengapresiasi semangat yang ditunjukkan para pelaku UMKM untuk bisa menggapai sukses besar pasca pandemi. “Ada banyak potensi di sektor digital yang bisa dimanfaatkan pengusaha UMKM, industri kecil dan menengah, serta para artisan untuk menggapai sukses besar di masa mendatang," ujarnya.

Untuk penyelenggaraan kali ini, Kementerian BUMN menggandeng Bank Rakyat Indonesia dan Pegadaian sebagai BUMN yang sangat dekat dengan pengusaha UMKM, industri kecil dan menengah, serta para artisan. Keterlibatan dua perusahaan ini sangat membantu dalam mengkurasi produk dan potensi yang dimiliki para peserta.

Suara pilihan masyarakat sangat berharga untuk bisa membangkitkan semangat peserta, juga pengusaha UMKM, industri kecil dan menengah, dan para artisan lainnya ambil bagian dalam membangun kejayaan produk Indonesia. Waktunya membangun bangsa mulai dari hati. Dari rasa bangga membeli, dan memakai produksi negeri sendiri. Bangga pada produk buatan Indonesia karena inilah bentuk nasionalisme.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)