BANI Jalin Kerja Sama Arbitrase dengan UNPAD

Penandatanganan kerja sama BANI dan UNPAD

Badan arbitrase terbesar dan pertama di Indonesia, Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) semakin giat untuk memperkenalkan arbitrase, tidak hanya kepada para pelaku bisnis dan masyarakat umum, tetapi juga kepada kalangan pendidikan, untuk mengembangkan ilmu arbitrase dan mempersiapkan generasi masa depan arbitrase.

Demikian terungkap dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BANI dan Universitas Padjajaran dan Perjanjian Kerja Sama antar BANI dan Fakultas Hukum Universitas Padjajaran di Auditorium Tommy Koh Mochtar Kususmaatmadja Gedung 3 Fakultas Hukum Unpad, Jatinangor, Bandung ( 4/3/2019).

Ketua Umum BANI, M. Husseyn Umar, menyebutkan bahwa penandatanganan MOU ini juga untuk merealisasikan dan mengembangkan pengetahuan mengenai arbitrase secara timbal balik antara kalangan akademis dan kalangan praktisi arbitrase di Indonesia. “Nota kesepahaman yang ditandatangani merupakan landasan dalam pelasanaan kerjasama yang saling menguntungkan, kegiatan yang akan dilakukan untuk ke depannya adalah kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian, kepada masyarakat dalam lapangan arbitrase nasional,” ujarnya.

Selain nota kesepahaman, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan akademis terkait arbitrase komersial, antara UNPAD, BANI dan Institut Arbiter Indonesia (IArbI). “Bentuk kerja sama tersebut antara lain penyelenggaraan kuliah umum arbitrase periodik, penyelenggaraan Focus Group Discussion, penyelenggaraan simulasi peradilan arbitrase, dan konferensi internasional arbitrase, yang akan dilakukan bertahap selama tiga tahun," ujar Husseyn.

Hal senada diungkapkan Rektor UNPAD, Tri Hanggono, bahwa hadirnya BANI sangat dibutuhkan oleh perguruan tinggi dalam hal penyelesaian sengketa di luar peradilan umum. “Dengan kerja sama ini diyakini bahwa akan memfasilitasi kalangan akademis terhadap kondisi praktis dan riil bisa lebih diketahui, sehingga ke depan perkembangan ilmu akademik betul-betul didasarkan pada masalah riil yang dihadapi. Setiap perkembangan ilmu akan memberikan kontribusi kepada dunia praktis. Yang tidak ringan adalah masalah human capital,” ungkap Tri Hanggono.

Sementara itu Kepala Kantor Komunikasi Publik Universitas Padjajaran, Syauqi Lukman mengungkapkan dengan adanya MOU ini, ke depannya Unpad, BANI dan IArbI akan saling bahu membahu memberikan pelayanan publik dalam bidang Pendidikan dan pelatihan dengan materi-materi yang mutakhir dalam bidang arbitrase. ”Salah satunya adalah perkembangan-perkembangan dalam bidang kontrak-kontrak komersial dan jasa konstruksi yang dalam semakin diperlukan di tengah digenjotnya pembangunan infrastruktur di Indonesia,” ungkap. Dia.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)