Bank BJB Optimalkan Penyaluran Kredit melalui Kemitraan BPR

Pelayanan di konter Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (Bank BJB) mencatatkan outstanding kredit kelolaan kredit BPR dan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) hingga 31 Desember 2018 sebesar Rp 3,5 triliun. Ini berarti persentase pencapaiannya mencapai 96,66% dari total kelolaan debitur BPR yang mencapai 279 number of account (NoA) dan debitur koperasi sebanyak 227 NoA.

Dengan pencapaian tersebut, maka pada tahun ini Bank BJB akan mengoptimalkan penyaluran kredit khususnya melalui kemitraan pada segmen BPR, mengingat kinerja bank tidak terlepas dengan dukungan BPR. Demikian disampaikan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BJB, Agus Mulyana, di sela-sela Seminar dan Gathering Nasional Mitra BPR Bank BJB di The Stone Hotel Kuta, Kamis (17/1).

Penyaluran kredit kepada BPR ini diharapkan menjadi penetrasi dan perpanjangan tangan ke UMKM. “Karenanya kami melaksanakan kegiatan seminar bagi para debitur BPR existing maupun calon debitur potensial di seluruh Indonesia,” ungkap Agus.

Bank yang sudah go public ini, menurut Agus, juga akan memperkenalkan dan mempromosikan kembali produk kredit kepada BPR potensial yang belum menjadi debitur khususnya pembiayaan kredit dengan skema linkage program, dan meningkatkan portofolio kredit linkage kepada BPR di seluruh Indonesia.

Untuk memperkuat hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan para mitra BPR, Bank BJB juga memberikan penghargaan kepada para debitur BPR existing yang telah berkontribusi dengan pengajuan kredit atau plafon terbesar kepada Bank BJB yang diklasifikasikan sesuai dengan kategori aset debitur dan debitur BPR yang telah berkontribusi terhadap peningkatan portofolio kredit BPR dan Lembaga Keuangan Mikro (LKM), dengan mengundang 350 BPR eksisting dan 50 BPR potensial di seluruh wilayah Indonesia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)