Bank Indonesia Targetkan GPN Rampung Juni 2018


Onny Widjanarko,u Kepala Pusat Program Transformasi Bank Indonesia (BI), menjelaskan, proses mewujudkan program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) butuh waktu hingga beberapa bulan ke depan. Prosesnya memerlukan persiapan yang cukup lama, terutama dalam memadukan sistem informasi teknologi antarbank.

"Semakin lama bank-bank itu terhubung, maka semakin luas interoperabilitas. Ada tahapan, tergantung kecepatan keterhubungan. Dalam ketentuan kami, ada waktu sampai Juni 2018 semua harus sudah terhubung," ujar Onny kepada wartawan (5/12/2017).

Menurut Onny, sampai saat ini, ada 60 bank di Indonesia yang menerbitkan kartu debit untuk nasabahnya. Ada 14 bank yang mengeluarkan perangkat electronic data capture (EDC) yang digunakan untuk transaksi di merchant tertentu.

Bersama pihaknya, Onny mengaku sudah mengabarkan seluruh bank dan membentuk tim khusus untuk mengawal sinkronisasi sistem tersebut. Onny juga menegaskan kepada tim tersebut agar tidak ada perubahan yang terlalu signifikan sehingga bisa dengan mudah diikuti oleh bank-bank lain dan program GPN dapat cepat berjalan.

"Bank Indonesia telah meminta lembaga switching membuat spesifikasi yang tidak banyak perubahannya. Itu sudah disebarkan ke seluruh bank, semuanya sedang menyiapkan," tutur Onny.

Sekadar informasi, program GPN akan dimulai Januari 2018 mendatang, dengan langkah awal menerbitkan kartu dengan logo burung garuda berwarna merah sebagai simbol program GPN. Kartu debit dan uang elektronik dengan logo itu memungkinkan nasabah bertransaksi, cek saldo, maupun transfer atau tarik tunai di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) maupun perangkat EDC dari bank lain tanpa dikenakan biaya tambahan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)