Bank Muammalat Kucurkan Dana Rp 70 Miliar Untuk Kelapa Sawit

Bank Muamalat Indonesia memberikan dukungan pembiayaan Line Facility Al Murabahah sebesar Rp75 miliar kepada PT PPA Kapital (PPAK) melalui anak perusahaan PT Duta Mentari Raya (DMR), yang bergerak di bidang pengelolaan kelapa sawit. Pembiayaan ini sebagai bentuk investasi pembangunan pabrik pengelolaan kelapa sawit (PKS) di Sengingi, Riau.

muammalat

Pembiayaan ini akan dilakukan secara bertahap, yakni tahap pertama sebesar Rp70 miliar dengan tenor 60 bulan dan tahap kedua sebesar Rp5 miliar dengan tenor 12 bulan revolving. Akad pembiayaan Al Murabahah atau deferred payment sale adalah pembiayaan berdasarkan akad jual beli antara bank dan nasabah. Bank membeli barang yang dibutuhkan dan menjualnya kepada nasabah sebesar harga pokok ditambah dengan keuntungan margin yang disepakati.

Kesepakatan ini merupakan inisiasi strategis dari Bank Muammalat. Indra juga menambahkan melalui kerja sama ini, pihaknya berharap Bank Muamalat dapat menjadi mitra perbankan yang dipercaya.

“Kerja sama dengan PPAK merupakan salah satu bagian inisiasi strategis Bank Muamalat di tahun 2016 dalam bidang pembiayaan bisnis korporasi. di masa mendatang. Kami semakin dipercaya untuk menjadi mitra perbankan syariah yang profesional dan dapat diandalkan,” ujar Direktur Bisnis Korporasi Bank Muamalat Indra Y. Sugiarto, pada acara penandatanganan akad pembiayaan Line Facility Al Murabahah dengan PT Duta Mentari Raya, hari ini di Jakarta.

Direktur Utama Bank Muamalat, Endy Abdurrahman, mengaku optimistis dengan dilakukannya kerja sama ini, terutama dalam mendukung pertumbuhan industri kelapa sawit nasional. “Seperti yang kita ketahui bersama, Indonesia memiliki potensi besar dalam hal produksi kelapa sawit. Bank Muamalat optimistis dengan dilakukannya kerja sama pembiayaan ini dapat menjadi salah satu langkah tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya potensi dan kualitas industri kelapa sawit nasional, tidak hanya bagi pasar dalam negeri, melainkan juga bagi pasar mancanegara.”

Saat ini, DMR tengah membangun pabrik PKS yang dijadwalkan rampung pada akhir Desember 2016. DMR menargetkan pada Januari 2017, perusahaan dapat memulai pengolahan kelapa sawit dengan kapasitas 45 ton/jam, di Desa Kebon Lado, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Produk yang dihasilkan oleh DMR antara lain crude palm oil (minyak kelapa sawit mentah). Target penjualan dan distribusi DMR merupakan pasar dalam dan luar negeri yang sesuaidengan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable in Sustainable Palm Oil (RSPO).

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)