BCA Gandeng  NICE untuk Ubah Sistem Anti-Money Laundering

Kini Anda Bisa Blokir Kartu ATM Hilang Lewat KlikBCA Individu dan BCA mobile

NICE Actimize, salah satu unit bisnis NICE dan perusahaan terdepan di bidang Autonomous Financial Crime Management, dipilih oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Indonesia untuk mengubah pemenuhan (compliance) sistem anti pencucian uang (anti-money laundering) dan operasi manajemen kasus (case management operation). Demi memenuhi kebutuhan regulator dan menunjang nasabahnya yang terus berkembang, BCA akan mengimplementasikan solusi Suspicious Activity Monitoring (SAM9) dari NICE Actimize yang baru dirilis dan Actimize ActOne, sebuah sistem pengelolaan investigasi yang menggunakan otomatisasi kecerdasan buatan yang membantu mendeteksi kemungkinan terjadinya penyimpangan  dan platform manajemen kasus.

BCA saat ini memproses jutaan transaksi tiap harinya melalui sistem manajemen anti kejahatan keuangan dari NICE Actimize.  Bersama dengan dukungan dari PT Anabatic Technologies Tbk, BCA memilih untuk menggunakan sistem anti kejahatan keuangan terbaru dari NICE Actimize untuk mengelola proses pemenuhan kebutuhan regulasinya.

Meningkatnya jumlah transaksi dari nasabah baru maupun dari lini produk, yang tergabung dalam ribuan cabang, BCA selama ini mencari suatu sistem anti pencucian uang dan sistem integrasi manajemen kasus yang dapat membantu memproses potensi bahaya dalam jumlah besar dengan cara mengurangi kasus kejahatan keuangan, dan di saat yang sama meningkatkan efisiensi serta akurasi dari tim investigasi.

“Di BCA, kami percaya bahwa kepuasan dan loyalitas pelanggan ditentukan oleh pelayanan perbankan digital yang inovatif yang mendukung kegiatan transaksi secara aman dan efisien. Dengan kebutuhan akan pemenuhan regulasi yang terus berkembang, juga dengan niat institusi kami untuk terus berinovasi sambil mengurangi biaya, BCA memilih solusi anti-money laundering dan case management platform dari NICE Actimize sebagai satu bagian yang menunjang tujuan-tujuan tersebut demi tumbuh kembangnya institusi ini,” Ucap Arif Singgih, Executive Vice President Compliance BCA.

“Saat NICE Actimize terus memperluas bisnisnya di wilayah Asia Tenggara, kami juga melihat banyaknya penggunaan solusi anti pencucian uang dan solusi manajemen kasus kami yang dilengkapi dengan sistem AI,” kata Joe Friscia, President NICE Actimize. “Ketika diintegrasikan, solusi anti pencucian uang kami dan solusi ActOne dapat meningkatkan akurasi dan produktivitas, meningkatkan return on investment, sekaligus menunjang kebutuhan regulator secara lebih efektif.”

Solusi Suspicious Activity Monitoring (SAM) yang baru-baru ini diperbarui dari NICE Actimize, menggabungkan analitik mesin pintar (machine learning analytics) dengan otomatisasi proses robotik, mengurangi pengumpulan data manual yang memakan biaya sehingga meningkatkan produktivitas serta mengurangi waktu investigasi yang dibutuhkan untuk satu potensi bahaya hingga 70 persen. Solusi Suspicious Activity Monitoring yang baru memperkenalkan pertama kalinya konsep inovatif Autonomous Financial Crime Management dari NICE Actimize untuk kategori anti pencucian uang.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)