BCA Menjadi Merek Indonesia Paling Berharga Versi WPP Brandz

Total nilai merek-merek dalam BrandZ Top 50 Most Valuable Indonesian Brands 2017 yang diumumkan oleh WPP & Kantar Millward Brown mengalami pertumbuhan sebesar 8%.

Dalam satu tahun terakhir pertumbuhannya menjadi Rp 930,8 triliun, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan 2% pada tahun 2016 dan setara dengan BrandZ Global Top 100 2017 yang juga 8%. Merek-merek terkuat di Indonesia juga mendapat respons yang baik dengan meningkatnya kepercayaan dan daya beli konsumen. Merek-merek tersebut memberikan produk dan layanan berkualitas, inovasi yang berdasarkan tujuan, dan pengalaman yang terbaik serta faktor lain yang mmenambah nilai merek.

Konferensi Pers BrandZ Top 50 Most Valuable Brands (9/7).

Merek Indonesia paling berharga, Bank Central Asia (BCA), telah meningkatkan nilainya sebesar 13% menjadi Rp136,5 triliun sehingga membuatnya hanya tertinggal Rp10,4 triliun dari Nissan, yang mencapai urutan nomor 100 di peringkat global. BCA berhasil membangun reputasi sebagai bank yang mudah diakses, dengan tujuan kuat berdasarkan ‘Always by Your Side'.

BCA memiliki lebih dari 1.200 cabang dan 17.000 ATM dan juga berfokus pada inovasi digital seperti in-app dan banking video. Sementara itu, Telkomsel naik dua peringkat menjadi nomor dua dengan pertumbuhan 27% menjadi Rp 111,8 trilyun. Merek tersebut telah menggunakan layanan digital baru dan komunikasi yang kuat agar bisa lebih terlibat kehidupan konsumen.

Sektor perbankan adalah sektor dengan nilai merek terbaik. Bank-bank Indonesia mendapat empat tempat teratas di Top 10 dan telah meningkatkan nilai gabungan mereka sebesar 9% menjadi Rp 344,5 triliun. Selain itu, dua merek Indonesia yang paling cepat bertumbuh adalah Bank Sinar Mas dan CIMB Niaga . Hal ini terkait dengan fakta bahwa akses terhadap keuangan merupakan bagian penting bagi perkembangan ekonomi Indonesia. “Melalui BrandZ Top 50 Most Valuable Indonesian Brands dapat dilihat pertumbuhan dan perkembangan yang didukung oleh kebanggaan akan kaya warisan. Dengan investasi berkelanjutan untuk perkembangan dan perluasan merek, sangat mungkin kita akan melihat satu atau lebih merek Indonesia akan segera masuk ke 100 Top Global BrandZ,” ungkap David Roth, CEO EMEA and Asia The Store WPP.

Ranjana Singh, WPP Indonesia & Vietnam juga mengungkapkan bahwa konsumen Indonesia semakin canggih, sehingga untuk memiliki produk atau layanan yang memenuhi kebutuhannya, mudah tersedia dan terjangkau saja tidak lagi cukup. “Konsumen akan hanya jatuh cinta dengan merek yang mampu mengekspresikan janjinya dalam cara yang lebih bermakna, yaitu melalui inovasi terbaru dan pengalaman yang disederhanakan, personal, menyenangkan dan tanpa hambatan,” tambahnya. Hubungan konsumen dan merek selama transaksi memberi kesempatan untuk perbedaan, dan membantu menguatkan hubungannya dengan merek tersebut.

Editor : Eva Martha Rahayu

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)