BEKRAF Game Prime 2017 Diserbu Ribuan Pengunjung

Bertempat di Balai Kartini, Jakarta, (29/07/2017), Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), meresmikan pembukaan pameran Game Prime 2017. Pameran game terbesar di Indonesia diikuti oleh ratusan peserta dari studio-studio besar Indonesia sampai pengembang game indie yang berlomba menyajikan karya terbaik dan inovatif. Ribuan pengunjung menyaksikan perhelatan akbar para gamer itu dan tidak dipungut biaya.

Meski judulnya BEKRAF Game Prime 2017, tapi ajang ini tidak hanya menyajikan game digital saja. Salah satu area yang menjadi sorotan adalah Area Board Game. Banyak model permainan papan dipamerkan di sini, mulai dari karya para kreator lokal hingga ciptaan developer game mancanegara. Asiknya, para pengunjung yang mayoritas didominasi anak muda itu diizinkan mencoba game secara cuma-cuma.

Triawan menjelaskan, industri game Indonesia yang sedang tumbuh merupakan hak kekayaan intelektual dari para anak muda Indonesia dan bisa jadi pemicu dari suatu bangsa untuk menjadi mesin pertumbuhan. Pasalnya, game dan aplikasi digital masuk dalam jajaran tiga subsektor prioritas BEKRAF, kendati masih kalah dari tiga subsektor unggulan, yakni kuliner, fashion dan kerajinan.

Walaupun demikian potensi industri game masih besar. Dilihat dari tren pertumbuhannya, industri game Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data, kontribusi market games Indonesia di ASEAN terus tumbuh. Tahun 2014, kontribusi Indonesia 17% dalam total market games ASEAN mencapai US$1,09 miliar. Di 2015, kontribusinya naik menjadi 18% dari total market US$1,4 miliar dan di 2016 Indonesia menyumbang 21% dari total market games ASEAN senilai US$1,7 miliar.

Industri kreatif pada tahun lalu menyumbang sekitar Rp 800 triliun atau 8% dari total produk domestik bruto (PDB), dengan pertumbuhan lima persen setiap tahunnya. Selain menyumbang PDB nasional, menurut Fadjar Hutomo, Deputi Akses Permodalan BEKRAF, industri kreatif merupakan sektor keempat terbesar yang menyerap tenaga kerja.

“Ke depannya, kami ingin agar acara BEKRAF Game Prime 2018 bisa lebih besar dan semakin banyak para developer game dalam negeri ikut berkontribusi dalam mengembangkan game di Indonesia. Negara kita memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan game. Maka dari itu, kami selaku bagian pemerintah dari BEKRAF ikut mendukung industri game Indonesia dengan memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh para developer game. Fasilitas inilah yang mempercepat pertumbuhan industri game, makanya saya ingin agar Game Prime 2018 bisa lebih besar lagi,” kata Triawan.

BEKRAF Game Prime 2017 bakal semakin semarak dengan diselenggarakannya Games Develover Award, penghargaan untuk kreator terbaik dalam negeri. Beberapa game dan developer yang paling berprestasi di Indonesia akan mendapatkan kesempatan untuk memamerkan karyanya di luar negeri, antara lain di GameStart 2017 Singapura dan Indie Prize Asia 2018 Hong Kong.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)