Berburu Legenda-nya Soto Khas Jawa Tengah

Siapa sih yang tidak mengenal soto? Kuliner berkuah dengan ragam isian. Tidak hanya gurih di mulut, sensasi kuahnya yang segar bikin kita semangat lagi untuk melanjutkan aktivitas. Ternyata ada banyak jenis soto di Indonesia, lho! Salah satunya dari Jawa Tengah, di mana masing-masing daerah memiliki ciri khas kelezatannya.

Foto: Shutterstock

Menyicipi soto khas Jawa Tengah, jangan lupakan soto bangkong yang cita rasanya sudah melegenda selama 6 dekade. Memiliki kuah khas bening dan sedikit kecoklatan dari kecap yang diproduksi sendiri, membuat cita rasa soto bangkong sangat autentik. Limpahan bawang merah dan bawang putih yang cukup banyak, menjadi salah satu rahasia kenikmatan kuah soto-nya.

Isian soto pun cukup beragam, mulai dari potongan daging ayam kampung atau daging sapi, irisan tomat, bihun, hingga taoge. Semangkuk kenikmatan soto bangkong ini bisa Anda temukan di Ruko Bangkong Plaza, Jl. Brigjen Katamso No.1, Peterongan, Semarang Selatan, Kota Semarang.

Ada lagi soto kudus, dari namanya saja sudah pasti kuliner ini berasal dari Kota Kretek Kudus. Makanan berkuah ini disajikan dengan mangkuk kecil berisi nasi, suwiran ayam, dan taoge yang diguyur kuah bening beraroma khas rempah. Sekilas, makanan ini tampak sederhana, namun setelah dicoba, Anda akan merasakan cita rasa yang nikmat.

Jika ingin mencicipi soto kudus asli yang menggunakan daging ayam kampung, berkunjunglah ke kedai soto Pak Denuh. Soto legenaris yang sudah beroperasi sejak tahun 1945.

Kuah kaldu putih keruh dengan sedikit minyak menggenang ditambah isiannya suwiran ayam kampung nan empuk, sudah pasti memanjakan mulut dan perut. Kedai Pak Denuh berada di Jl. AKBP Agil Kusumadya, Dusun Jati Kulon Krajan, Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kudus.

Kalau biasanya seporis soto disajikan bersama nasi putih, berbeda dengan soto sokaraja khas Kapubaten Banyumas yang disantap bersama potongan ketupat. Salah satu legenda kenikmatan soto sokaraja adalah Soto Sutri Sokaraja, yang sudah ada sejak tahun 80-an. Warung soto yang terletak di Jl. Pramuka No.09, Dusun II, Sokaraja Kulon, Sokaraja, Banyumas, juga menjadi favorit banyak pejabat pemerintahan hingga para Menteri, lho.

Memiliki kekentalan kaldu daging sapi dengan citarasa dan aroma yang begitu khas, membuat Anda tak akan bosan menyantapnya lagi dan lagi. Menikmati soto ini akan semakin mantap rasanya bila ditambah sambal. Uniknya, sambal yang digunakan berbeda dengan soto lainnya, karena terbuat dari campuran cabai dan kacang.

Ingin merasakan cita rasa soto yang berbeda? Datang saja ke Kota Tegal, di sana Anda bisa mencicipi soto tegal yang unik. Jika biasanya soto Jawa Tengah dikenal dengan kuah kuning bening, soto tegal memiliki kuah kecoklatan perpaduan antara kuah bening dan tauco sehingga menghasilkan rasa yang begitu gurih dan kuahnya yang kental.

Salah satu legenda soto tauco (sauto) khas Tegal adalah Soto Sedap Malam Pak Kiman/ Jenggot yang berada di Jl. Raya Talang No. 100, Pesayangan, Tegal. Semangkok sauto ini terdiri dari nasi, soun, taoge, potongan daun bawang, potongan babat sapi, tauco, dan taburan bawang goreng. Dengan isian yang melimpah, dijamin rasa lapar Anda akan terpuaskan. (Okky Martha)

Box:

Kenikmatan Cita Rasa Autentik Khas Jawa Tengah

Bukan rahasia lagi Jawa Tengah menyimpan banyak kuliner bercitarasa khas yang jarang ditemukan di daerah lain. Salah satunya lontong tuyuhan kuliner khas daerah Rembang yang cita rasanya sudah melegenda sejak lama. Untuk menikmati seporsi lontong tuyuhan, Anda bisa mengunjungi Kawasan Kuliner Lontong Tuyuhan Pancur yang berlokasi di Muragan, Tuyuhan, Sawah, Pancur, Rembang.

Salah satu penjual lontong tuyuhan adalah Bapak Kastari, yang mewarisi kuliner ini turun temurun sejak tahun 50-an. Semangkuk lontong tuyuhan berisi potongan lontong dan daging ayam yang diguyur dengan kuah kuning. Daging ayam yang empuk dengan bumbu yang meresap, ditambah kuah gurih bercampur pedas dari olahan rempah membuat santapan ini selalu nikmat di lidah.

Foto: Shutterstock

Anda penyuka kuliner ikan pedas? Cobalah menyantap mangut kepala munyung, masakan khas Kabupaten Pati yang kenikmatannya tak perlu diragukan lagi. Olahan spesial kuah kepala mangut yang terasa nikmat dengan bumbu rempahnya, ditambah lagi cita rasa pedas yang menyengat membuat siapapun tak akan menolaknya.

Ada banyak pilihan mangut kepala munyung, beberapa di antaranya adalah Warung Bu Ana di jalan samping pintu masuk Maerokoco, PRPP Semarang. Sajian mangut kepala munyung yang pedas menjadi favorit para pejabat hingga pencinta kuliner yang datang ke sana. Ada lagi mangut kepala munyung khas Bu Fat, yang terletak di Jl. Ariloka, Krobokan, Semarang. Siraman kuah panas dengan potongan cabai rawit yang melimpah di atas ikan asap gurih, pastinya sangat menggugah nafsu makan Anda bukan?

Wah, sepertinya perlu banyak waktu untuk berburu kenikmatan kuliner khas Jawa Tengah. Meskipun saat ini sudah banyak kelonggaran dalam berwisata, tetap jangan lupa mengutamakan protokol kesehatan di mana pun dan kapan pun, ya!

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)