Bizzy Perluas Layanan ke Logistik dan Distribusi

Marketplace pengadaan barang elektronik sektor business-to-business (B2B), Bizzy.co.id, memperluas layanan platformnya ke logistik dan distribusi.

Andrew Mawikere, CEO Bizzy.co.id, mengatakan, Platform Bizzy memperluas cakupan bisnisnya di luar pengadaan dan menjadi layanan rantai pasokan secara penuh yakni dengan mensinergikan bersama Bizzy Logistics dan Bizzy Distribution.

“Ketiga perusahaan bersama-sama memiliki basis aset yang kuat dan pengalaman yang saling melengkapi di industri masing-masing, yang akan memberikan peluang lebih besar untuk pertumbuhan dan layanan baru bagi pelanggan, mitra, dan pemegang saham,” ujar Andrew.

Maka setelah kolaborasi, Bizzy Group memiliki empat layanan yang terdiri dari Bizzy Marketplace, Bizzy Consolidation, Bizzy Logistics, dan Bizzy Distribution. Andrew mengungkapkan, Perusahaan menargetkan peningkatan omzet mencapai Rp 5 triliun hingga akhir tahun 2019.

“Perusahaan mengincar pertumbuhan bisnis tahunan di kisaran 30%-40% (yoy). Kontribusi terbesar diproyeksikan berasal dari unit bisnis Bizzy Distribution, karena paling banyak titik sentuh (touch point) dengan UMKM adalah layanan distribusi,” ungkapnya.

Andrew juga menambahkan, sinergi ini dalam rangka mewujudkan misi Bizzy untuk mendukung perekonomian yang bersih dengan mentransformasikan dan menumbuhkan ekosistem B2B di Indonesia. Selain itu, Bizzy Group juga berkomitmen memberdayakan UMKM di Indonesia. Salah satu caranya, melalui aplikasi TokoSmart yang merupakan bagian dari Bizzy Distribution.

Sementara itu terkait pendanaan, ekspansi bisnis Bizzy memanfaatkan pendanaan kombinasi antara organik dan funding. Namun menurut Andrew, perusahaan lebih mengutamakan dana pertumbuhan. Perluasan layanan Bizzy ini pun mendapat dukungan penuh dari East Ventures sebagai salah satu pemegang saham Bizzy.

“Sebagai salah satu pemegang saham, kami percaya bahwa dengan membangun solusi industri teredepan dalam layanan rantai pasokan, Bizzy Group akan dapat mendorong efisiensi dalam logistik dan distribusi, dan memperkuat inklusivitas ekonomi bisnis digital Indonesia,” ujar Wilson Cuaca, Co-founder & Managing Partner East Ventures.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)