Box-in Garap Bisnis Sewa Gudang Untuk Kebutuhan Pribadi Berbasis Aplikasi

Box-in adalah layanan penyimpanan barang berbasis aplikasi mobile yang akan membantu pengguna dengan menyediakan tempat atau storage untuk berbagai kebutuhan penyimpanan barang, misalnya seperti koleksi tas, sepatu, action figure, dokumen dan lain sebagainya.

Layanan yang ditawarkan Box-in pun cukup fleksibel, pengguna bisa memilih opsi “Smallbox” (moveable) dengan ukuran 60cm X 40cm X 37cm, atau “Bigbox” (unmoveable) ukuran 2m X 2m X 1m.

Kedua pilihan layanan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan penyimpanan pengguna. Misalkan jumlah barang yang ingin disimpan pada Box-in tidak terlalu besar dan ukuran barang terbilang kecil, pengguna bisa memilih layanan “Smallbox”. Sebaliknya jika jumlah barangnya banyak atau ukuran barang yang ingin disimpan cukup besar, pengguna dapat memilih opsi layanan “Bigbox”. Untuk jangka waktu penyimpanan, pengguna dapat memilih waktu mingguan, bulanan, hingga tahunan disesuaikan dengan kebutuhan. Pengguna dapat memesan jenis layanan yang sesuai kebutuhannya melalui aplikasi Box-in.

Bisnis yang terbilang baru di Indonesia ini digagas oleh, Dadi Setiadi, Co-founder dan CEO Box-in. Dadi dan rekan-rekannya mendirikan bisnis ini berangkat dari hasil riset mereka yang menunjukkan saat ini 18% tempat tinggal tidak ada tempat khusus penyimpanan barang dan 29% tempat tinggal memiliki tempat penyimpanan hanya berupa lemari atau rak. Dan ada 43% yang tidak puas dengan kebutuhan tempat penyimpanannya di tempat tinggal mereka saat ini.

“Kami memahami, keterbatasan ruang kosong di dalam rumah atau apartemen menjadi salah satu masalah yang dialami masyarakat perkotaan, Box-in memberikan alternatif baru dalam memanfaatkan tempat tinggal untuk hal-hal yang lebih produktif tanpa menghilangkan barang-barang penting dalam hidup Anda,” jelas Dadi.

Saat Box-in baru memiliki satu gudang di kawasan Cakung, Jakarta. Menurut Dadi, ke depan pihaknya akan menambah lima gudang lagi di Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia seperti Bandung, Surabay dan Medan.

Perusahaan rintisan ini juga berencana akan melebarkan bisnisnya hingga ke Jepang. “Kami akan mendapatkan calon investor dari sana dan mereka tertarik dengan konsep aplikasi kami, sebenarnya di Jepang bisnis penyewaan gudang untuk pribadi seperti ini sudah ada lama, tetapi belum ada yang berbasis aplikasi, sehingga kami akan jadi yang pertama di sana dan tentunya di Indonesia,” jelas Dadi.

Kini Box-in sudah mengantongi investasi seri C senilai US$ 300 ribu. Menurut Dadi, tahun depan mereka akan kembali deal dengan ventura capital asal jepang, dengan investasi seri A atau sekitar US$ 2-3 juta.

Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)