Brilio Creator Targetkan Serap 100 ribu Kreator Muda Indonesia

Brilio.net kembali berinovasi melalui peluncuran Brilio Creator. Melalui platform User Generated Content (UGC) tersebut, memungkinkan generasi Millennial Indonesia untuk bisa mempublikasikan tulisan, foto, maupun video kreatif mereka di situs Brilio dan ditargetkan menyerap 100 ribu kreator muda Indonesia dalam waktu satu tahun ke depan.

Joe Wadakethalakal, CEO & Co-Founder Brilio.net, mengatakan, Indonesia dipenuhi oleh banyak generasi millennial yang kreatif, akan tetapi mereka kekurangan wadah untuk memaksimalkan potensi yang besar dari bakat mereka. Adanya Brilio Creator, kata Joe diharapkan bisa memaksimalkan dan memberdayakan potensi mereka.

“Kami mengajak mereka untuk bergabung di Brilio Creator, di mana tulisan, foto maupun video kreatif mereka akan berpotensi dilihat jutaan orang, menjadi viral seperti kebanyakan konten lain yang dibuat Brilio, juga berpeluang menghasilkan pendapatan,” jelasnya.

Terhitung hingga Juli 2017, situs Brilio tercatat memiliki 21 juta pembaca (unique visitors), 96 juta halaman dibaca (pageviews), dan konten video yang dilihat lebih dari 12 juta kali setiap bulannya. Sedangkan jumlah pengunjung yang datang kembali (returning user) mencapai 73%. Hal ini menjadi modal kuat bagi Brilio dalam mengajak generasi muda untuk mempublikasikan konten mereka di platform Brilio Creator.

Pengguna Brilio Creator pun berkesempatan mendapatkan insentif dari konten mereka, dengan mekanisme yang digunakan adalah “editorial picks”, berbeda dengan platform UGC lain yang menerapkan sistem poin sebagai reward. “Setiap konten yang masuk dari pengguna Brilio Creator akan dikurasi, jika sudah lolos, tulisan mereka akan tampil di halaman community dan dipromosikan melalui seluruh saluran distribusi Brilio, sehingga kontennya bisa dilihat oleh banyak audiens. Selain itu, setiap hari, beberapa konten yang dianggap menarik akan dipilih oleh editorial kami untuk masuk ke halaman utama Brilit, penulis dari artikel terpilih tersebut akan mendapatkan insentif berupa uang tunai sebesar Rp200 ribu,” tegasnya.

Dari segi bisnis, Joe mengatakan bahwa platform berbasis UGC adalah solusi yang saling menguntungkan bagi perusahaan media dan publik. “Dari perspektif publik mereka berkesempatan untuk mendapatkan penghargaan, pengakuan diri dan pendapatan dengan mempublikasikan karya mereka di suatu platform UGC. Sedangkan dari perspektif perusahaan media, platform berbasis UGC merupakan cara yang ideal untuk mendapatkan konten yang lebih bervariatif dan disertai pertumbuhan audiens yang tinggi tanpa dihadapkan pada keterbatasan Sumber Daya,” jelasnya.

Editor: Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)