Bukalapak Ajak Diaspora Indonesia Pulang

Bukalapak menaruh kepedulian terhadap kualitas sumber daya manusia, khususnya kepada talenta-talenta terbaik untuk tumbuh bersama Bukalapak membangun bangsa. Guna mendukung komitmen ini, Bukalapak membuat sebuah kampanye bertajuk #BukaJalanPulang.

Kampanye tersebut merupakan program yang berfokus pada diaspora Indonesia yang sedang menempuh pendidikan maupun yang bekerja di luar negeri untuk kembali pulang dan membangun Indonesia bersama Bukalapak. Kampanye yang telah berlangsung sejak tahun 2017 ini, telah berhasil mengajak ratusan diaspora kembali ke Tanah Air untuk berkarya dan berinovasi di Bukalapak membangun bangsa.

Mayoritas diaspora yang bergabung di Bukalapak berkarya di divisi Engineering dan tersebar di beberapa divisi lainnya. Para diaspora yang berasal dari negara seperti Amerika, Inggris, Belanda dan Australia ini ditempatkan di berbagai level mulai dari entry level hingga top-level management. Untuk kriterianya sendiri, Bukalapak mencari talenta yang mempunyai kedekatan visi dan misi dengan Bukalapak serta memiliki kompetensi yang menunjang untuk pengembangan Bukalapak.

Gema Buana Putra selaku Vice President of Talent Bukalapak, mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di berbagai negara untuk melaksanakan kampanye #BukaJalanPulang. Sejumlah program diselenggarakan baik di Indonesia maupun di luar negeri untuk membangun hubungan baik dengan mereka yang masih aktif bekerja dan bersekolah di luar negeri maupun mereka yang sudah kembali ke Tanah Air.

Gema menambahkan, sepanjang tahun 2018 lalu, Bukalapak telah mengunjungi 9 kota di tiga negara yaitu Amerika, Jepang dan Australia. Bukalapak telah mengadakan sebanyak 29 kegiatan yang mengajak para diaspora untuk kembali ke tanah air dan berkarya bersama Bukalapak.

Sebagai pendukung acara, para top-level management Bukalapak dihadirkan untuk berbagi wawasan mengenai potensi ekonomi dan teknologi di Indonesia serta tentunya berbagi cerita alasan mereka kembali ke tanah air untuk berkarya membangun bangsa di Bukalapak. Kegiatan ini disambut baik oleh lebih dari 800 diaspora yang menghadiri acara-acara tersebut selama tahun 2018.

“Mungkin jika dibandingkan dengan negara maju lainnya, Indonesia masih punya banyak kekurangan. Tetapi setelah mendengar presentasi dari Bukalapak, membuat saya ingin berkontribusi untuk membangun Indonesia dan percaya jika Indonesia masih bisa berkembang lagi,” ujar Tifani, salah seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Tokyo Institute of Technology.

“Dengan adanya kampanye #BukaJalanPulang dan berbagai program yang dijalankan, Bukalapak berharap semakin banyak diaspora Indonesia yang terinspirasi untuk kembali dan membangun bangsa Indonesia salah satunya dengan berkarya di perusahaan-perusahaan Indonesia,” ujar Gema.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)