Waspada, 70% Pekerja Hadapi Risiko Kurang Cairan

IMG_6495

Dari 125,3 juta jiwa masyarakat pekerja yang dimiliki Indonesia, sekitar 70% di antaranya bekerja di industri kecil menengah atau sektor informal, masih kurang memahami fungsi dan pentingnya air pada pekerja.

Anung Sugihanto, Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya menciptakan masyarakat pekerja Indonesia sehat sesuai dengan pasal 164 Undang-Undang No.36 tahun 2009 tentang kesehatan. Masyarakat pekerja Indonesia mempunyai karakteristik khusus dengan risiko kesehatan yang berasal dari pekerjaan dan lingkungan kerjanya. Upaya pencegahan perlu dilakukan agar resiko kesehatan terkait pekerjaan tersebut tidak menjadi gangguan dan masalah kesehatan.

Kesadaran akan pentingnya kebutuhan air pada pekerja masih rendah. Kondisi kurangnya cairan dalam tubuh tanpa disadari dapat menyebabkan penurunan daya konsentrasi, kemampuan berpikir dan kewaspadaan seseorang sehingga berpotensi memberikan pengaruh negatif bagi kualitas kinerja dan produktivitas bahkan keselamatan seorang pekerja.

Sementara itu, Maya Setyawati, salah satu tim penulis buku Pedoman Kebutuhan Cairan bagi Pekerja agar Tetap Sehat dan Produktif mengungkapkan, “Setiap pekerja sebaiknya membiasakan diri untuk mengonsumsi air minum secara teratur dalam jumlah kecil sebelum merasa haus untuk dapat mempertahankan tingkat hidrasi yang baik selama bekerja”.

Bagi pekerja yang berkativitas dengan tingkat sedang pada iklim kerja cukup panas, baiknya pekerja minum satu gelas air (150 – 200 ml) setiap 15-20 menit. Lingkungan kerja yang panas atau jenis pekerjaan berat membutuhkan air minum 2,8 liter/hari, sedangkan untuk jenis pekerjaan ringan atau pekerjaan dengan suhu lingkungan tidak panas membutuhkan air minum minimal 1,9 liter/hari.

“Untuk memilih air minum yang baik yaitu air yang dingin dalam suhu 10-15 derajat dan memenuhi syarat kesehatan. Lebih dianjurkan lagi bagi pekerja untuk minum air putih, bukan cairan mengandung soda, kafein, kadar gula yang tinggi atau alkohol, karena minuman-minuman tersebut akan mempermudah pekerja mengalami dehidrasi,"imbuh Maya.(EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)