Komitmen GE Investasi pada Human Capital di Indonesia

Sejak kehadiran pertama tahun 1940 di Indonesia, hingga kini GE tetap berkomitmen untuk investasi di Indonesia dalam segala lini bisnisnya. Selain menyediakan teknologi terbaru dan solusi tepat dalam bidang infrastruktur, GE juga berkomitmen dalam pengembangan bakat di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh CEO GE Indonesia, Handry Satriago di Jakarta (10/3). Menurut Handry, tahun 2013 GE merekrut lebih dari 100 bakat Indonesia yang disiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan hingga level managemen perusahaan.

IMG00645-20150310-1107

"Saat ini GE memiliki 800 karyawan di 10 fasilitas dan lokasi proyek di Indonesia, dari perekrutan talent tersebut diharapkan dapat membantu pertumbuhan bisnis GE di Indonesia sebesar US$ 5 miliar tahun 2017," ujar Handry.

Dalam pengembangan bakat lokal, GE bekerja sama dengan pemerintah, pelanggan, universitas dan LSM yang setiap tahun lebih dari 200 bakat lokal di Indonesia memperoleh pelatihan dari GE melalui program keterlibatan dengan pelanggan, berbagi praktik pelatihan terbaik dan kegiatan kerjasama dengan kampus.

Sebagai bukti komitmen GE di Indonesia, tahun 2013 GE mengumumkan rencana pengalokasian dana sebesar US$ 300 juta selama lima tahun ke depan dalam pendirian GE Indonesia Learning Center. Hingga saat ini, nilai investasi yang sudah ditanamkan di Indonesia mencapai US$ 1,5 miliar.

Guna mengembangkan GE Indonesia Learning Center, yang berfungsi sebagai pusat pelatihan program kepemimpinan dan program teknis. GE sudah menandatangai nota kesepakatan dengan Garuda Indonesia, PLN dan Pertamina.

“Inisiatif ini memberikan kesempatan bagi pemimpin masa depan bagi perusahaan untuk berpartisipasi dalam program pengembangan kepemimpinan, dimana biasanya hanya tersedia di Corporate University GE di Crotonville, Amerika Serikat,” lanjut Handry dalam acara media diskusi Developing Indonesia's Human Capital di Jakarta (10/3).

Terkait dengan talent atau human capital, Eddy Tamboto, Asia Pasific Leader Kunsultan management Boston Consulting Group menjelaskan beberapa hal yang harus disiapkan dalam Human Resource adalah: leadership, talent management, HR n people strategy, employee engagement dan strategi workforce planning.

Eddy juga menjelaskan dalam kesiapan Indonesia tahun 2020, kehadiran masyarakat ekonomi Asean adalah suatu kesempatan strategis untuk mengembangkan bakat lokal agar memiliki daya saing yang lebih baik di ranah global. "Seperti pengalaman saya sendiri di bidang konsultan selama 15 tahun, dengan berpindah tempat keberbagai negara membuat saya jadi lebih baik," ujar Eddy. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)