IFC Serius Kembangkan Sektor Swasta Myanmar

Reformasi Myanmar membuka lebar pintu investasi terutama bagi sektir swasta. Berbagai rencana strategis disusun termasuk oleh kelompok Bank Dunia. International Finance Corporation (IFC), anggota kelompok Bank Dunia yang khusus menangani pengembangan sektor swasta tak mau ketinggalan menyambut perubahan besar ini.

"Sekitar 95% bisnis di Myanmar adalah Small and Medium Enterprises (SME). Akses untuk bantuan finansial mutlak mereka perlukan untuk menumbuhkan bisnis tersebut dan menciptakan lapangan kerja baru," kata Novita Patricia, IFC Communications Officer. IFC akan membantu pengembangan sektor perbankan dan microfinance di Myanmar.

Sebagai awalan, IFC akan fokus pada tiga hal penting. Yang pertama adalah mengembangkan iklim bisnis sektor swasta melalui reformasi regulatory framework. Selanjutnya IFC membuka akses finansial untuk usaha mikro, kecil, dan menengah. "Fokus ketiga kami adalah mengembangkan infrastruktur terutama bidang telekomunikasi, energi, air, dan power," jelas Novita pada reporter SWA, Kamis 2 Agustus 2012.

Beberapa waktu lalu Charles Schneider telah ditunjuk sebagai Resident Representative IFC di Myanmar. Ia akan memimpin program pengembangan di negara tersebut. IFC telah melakukan penilaian terhadap sektor-sektor penting bagi pertumbuhan sektor swasta, seperti akses terhadap pembiayaan, iklim investasi, dan infrastruktur. Hasil penilaian tersebut akan menjadi landasan bagi program kegiatan IFC di Myanmar. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)