Iklan di TV, Djarum Paling Royal

Ekonomi global maupun domestik tengah melambat. Tak heran, belanja iklan TV pun merosot tajam. Di tengah iklim bisnis yang belum kondusif, masih ada saja perusahaan atau pemilik brand yang belanja iklan TV-nya menembus angka Rp 1 triliun per tahun.

Brand itu adalah Djarum. Total belanja iklan TV brand berkantong tebal itu mencapai Rp 1 triliun sampai dengan November 2015. Disusul, Sampoerna dengan belanja iklan TV sebesar Rp 902 miliar. Selanjutnya, ada Pepsodent dengan belanja Rp 804 miliar dan Dettol sebesar Rp 761 miliar.

Pendiri Grup Djarum, Robert Budi Hartono Pendiri Grup Djarum, Robert Budi Hartono (berdiri)

Demikian rilis resmi Adstensity, sebuah aplikasi media monitoring khusus iklan-iklan TV bersama Adstream Worldwide, sebuah perusahaan data aset manajemen global bagi industri advertising dan marketing.

Yang menarik, dari daftar brand yang royal beriklan di TV ini, ada dua pendatang baru yang langsung masuk dalam 10 besar. Keduanya berasal dari industri yang relatif baru tumbuh di Indonesia, yakni e-commerce/digital business. Kedua merek itu adalah Tokopedia dan Traveloka yang berada di posisi 9 dan 10.

Berikut ini daftarnya!

No Brand Belanja Iklan (miliar)
1 Djarum Rp 1.005
2 Sampoerna Rp 902
3 Pepsodent Rp 804
4 Dettol Rp 761
5 Lifebuoy Rp 730
6 Frisian Flag Rp 664
7 Indomie Rp 593
8 Mie Sedaap Rp 583
9 Tokopedia Rp 559
10 Traveloka Rp 553

Sumber: Adstensity

Meski industrinya masih tergolong baru, iklan e-commerce makin marak. Jika pada tahun lalu, Lazada dan Tokobagus (kini OLX) yang mendominasi, maka pada tahun ini semakin banyak pemain di bisnis digital yang ikut serta. Ada Tokopedia, OLX, Bukalapak, Blibli, Traveloka, Trivago, dan lainnya. Di antara semuanya, ada 6 perusahaan e-commerce yang menginvestasikan dana promosinya lebih dari Rp 100 miliar di televisi.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)