Ini yang Harus Diantisipasi Hadapi Tren IoT

Era digital menjadi tantangan dan kesempatan sendiri bagi beberapa perusahaan. Di satu sisi, datangnya era digital membantu perusahaan dalam melakukan pembenahan. Namun di sisi lain, adanya ancaman mengenai adanya kebocoran data. Meski demikian, saat ini dunia bisnis perlu mengambil keputusan tentang bagaimana memosisikan diri dalam memalksimalkan nilai Internet of Thing (IoT)  dalam organisasi mereka. Prith Banerjee, Chief Technology Officer, Schneider Electric, menyatakan bahwa prediksi IoT ini didesain sebagai panduan bagi implementasi dan inovasi untuk membantu konsumen menikmati manfaatnya di tengah evolusi pasar yang akan terus terjadi selama lima tahun mendatang. Ia juga menambahkan bahwa hal ini merefleksikan komitmen Schneider untuk menghadirkan teknologi yang memastikan bahwa Life Is On di manapun, bagi siapapun dan kapanpun.

CVnQYdvUEAAqag7

Adapun hal yang yang bisa menjadi panduan bagi para pemimpin perusahaan mengenai apa yang sebaiknya mereka antisipasi seiring dengan perkembangan IoT adalah gelombang transformasi digital masa depan.

Adanya IoT akan memicu gelombang transformasi digital perusahaan di masa depan dengan memadukan dunia IoT dan IT serta mendorong dunia kerja yang mobile dan diaktifkan secara digital. Ketika semakin banyak perusahaan memperluas dan memperdalam program digitalisasi perusahaan mereka, IoT akan semakin menjadi pusat perhatian.

“Gelombang baru transformasi ini akan terjadi berkat sensor terhubung yang semakin terjangkau, kecerdasan dan kontrol tertanam, jaringan komunikasi yang lebih cepat dan lebih menyebar, infrastruktur cloud dan kemampuan data analisis canggih,” tambah Prith

Kedua adalah data yang berguna. IoT akan menerjemahkan data yang sebelumnya belum dimanfaatkan menjadi informasi yang memungkinkan perusahaan untuk membawa pengalaman pelanggan ke level berikutnya. Ketika berpikir tentang proposisi nilai IoT, sebagian besar bisnis akan merujuk kepada efisiensi dan penghematan biaya sebagai manfaat utama. Namun, akses ke data termasuk data yang sebelumnya belum dimanfaatkan dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke bentuk informasi yang bisa ditindaklanjuti, yang merupakan ciri khas IoT, akan memacu transformasi layanan pelanggan yang lebih besar dan membuka kesempatan baru untuk membangun loyalitas terhadap merek/jasa dan kepuasan pelanggan.

Hal lain yang wajib diperhatikan adalah keyakinan pada premise-to-cloud. IoT akan mendorong pendekatan komputasi yang terbuka, inteoperable dan hybrid serta menumbuhkan kolaborasi antara industri dan pemerintah pada standar arsitektur global yang mampu mengatasi masalah keamanan cyber. Sementara solusi IoT berbasis cloud meraih kepopuleran, tidak ada satu pun arsitek komputasi yang memonopoli.

IoT justru akan berkembang di seluruh sistem, baik di komputasi edge dan on-premise, sebagai bagian dari cloud pribadi atau cloud umum. Inilah yang membuat IoT hadir di lingkungan komputasi yang heterogen akan membantu pengguna akhir untuk mengadopsi solusi IoT dengan cara yang paling sesuai dengan keamanan dan kebutuhan mission-critical mereka sekaligus menawarkan jalan yang logis dan mudah untuk memungkinkan konsumen yang memiliki infrastruktur teknologi generasi terdahulu bertransformasi dari waktu ke waktu.

Selanjutnya, IoT akan berfungsi sebagai sumber inovasi, terobosan model bisnis, dan pertumbuhan ekonomi bagi bisnis, pemerintah dan negara berkembang. Sama seperti revolusi industri, kelahiran internet dan revolusi selular telah mendorong kemajuan, inovasi dan kemakmuran, begitu pula IoT.

“Perusahaan dan juga perkotaan akan memperkenalkan pelayanan berbasis IoT; model bisnis baru akan berkembang; dan perekonomian negara berkembang juga akan memiliki kesempatan yang signifikan untuk memanfaatkan IoT tanpa terkendala infrastruktur generasi terdahulu, atau dengan kata lain melampaui cara-cara lama. Bahkan, McKinsey meramalkan 40 persen pasar dunia untuk solusi IoT akan dihasilkan oleh negara-negara berkembang,” lanjut Prith.

Terakhir adalah menjadikan planet yang lebih baik. Solusi-solusi IoT akan dimanfaatkan untuk menjawab berbagai permasalahan besar sosial dan lingkungan. IoT akan membantu negara berkembang dan ekonominya untuk merespon tantangan-tantangan terbesar yang dihadapi planet kita, termasuk pemanasan global, kelangkaan air dan polusi. Malahan, responden survei mengidentifikasi penggunaan sumber daya yang lebih baik sebagai manfaat utama IoT terhadap masyarakat secara keseluruhan.

“Sejalan dengan sektor swasta, pemerintah lokal dan nasional akan menyambut IoT untuk mempercepat dan mengoptimalkan inisiatif saat ini untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sesuai dengan kesepakatan iklim COP21, dimana 196 negara berjanji untuk menjaga pemanasan global tetap di bawah ambang batas 2 derajat Celsius,” jelas Prith.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)