Kantar Rilis Merek FMCG Pilihan Terbanyak Konsumen

Kantar, Indonesia Urban Brand Footprint 2020 mengungkapkan merek FMCG yang paling banyak dipilih oleh konsumen di Indonesia. (dok. Kantar)

Kantar Indonesia, Worldpanel Division mengumumkan peluncuran Brand Food Print Indonesia Urban 2020. Brand Footprint adalah studi tahunan yang dirilis oleh Kantar yang mengukur merek mana yang paling sering dibeli oleh konsumen. Brand Footprint meliputi sektor FMCG, seperti makanan, minuman, perawatan rumah, produk susu, produk kesehatan dan kecantikan. Peringkat Urban Indonesia ini mencakup 85% dari total rumah tangga di perkotaan besar yang merepresentasikan 30 juta rumah tangga.

Venu Madhav, General Manager Kantar Indonesia Worldpanel Division, mengungkapkan, peluang bagi merek untuk tumbuh masih ada, namun merek tidak dapat hanya mengharapkan pertumbuhan terjadi secara organik. Merek masih perlu memastikan bahwa mereka tetap relevan bagi konsumen untuk dapat bertumbuh.

Merek lokal berhasil membangun kehadiran yang lebih kuat, di mana 4 dari 5 merek teratas berasal dari produsen lokal. Kemampuan pemain lokal untuk mengadopsi dengan cepat ke tren konsumen terbaru memungkinkan mereka untuk lebih produktif dalam meluncurkan inovasi baru ke pasar lokal.

Kategori makanan mendominasi 10 peringkat teratas, sementara pemain top dari produk rumah tangga, minuman, perawatan pribadi, dan produk susu juga berhasil mendapatkan beberapa posisi juga

Mie instan adalah kategori yang paling banyak dipilih konsumen di Indonesia Urban. Mie instan telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang tak asing, harga yang terjangkau dan distribusi nasional yang luas juga membuat mie instan menjadi favorit orang Indonesia.

Indomie terus menjadi merek pilihan nomor satu oleh konsumen pada tahun 2019. Hampir semua rumah tangga di Indonesia membeli merek ini sekitar 3 - 4 kali sebulan. Indomie juga memegang posisi yang kuat di tingkat global, di posisi ke-9 Global Brand Footprint 2020.

So Klin memegang posisi kedua dalam daftar urutan. Penetrasi yang kuat dan inovasi berkelanjutan untuk menawarkan manfaat baru di pasar menjadi faktor utama yang mendukung So Klin menjadi merek Perawatan Rumah yang paling dipilih di Indonesia Urban.

Kapal Api mempertahankan posisi nomor 3 di Brand fooprint. Kapal Api terus membangun dominasi mereka untuk tetap menjadi yang terdepan di pasar dan menjadi nomor satu di sektor minuman dengan mempertahankan basis pembeli mereka yang besar

Royco mendapatkan posisi ke-4 dalam 10 merek teratas melalui basis pembeli yang besar, menjadikannya sebagai merek penyedap makanan yang paling dipilih di Indonesia Urban

Bermain dalam beberapa kategori juga merupakan salah satu strategi merek untuk memiliki kesadaran merek yang kuat. Beberapa merek seperti Indofood (di posisi ke-6), Frisian Flag (di posisi ke-7) dan Lifebuoy (di posisi ke-8) mengamankan posisi mereka dalam peringkat 10 besar dengan bermain di beberapa kategori di sektor masing-masing.

Downy dan Sunlight berhasil naik peringkat dan masuk dalam daftar 10 peringkat teratas di posisi ke-9 dan ke-10. Mereka melakukan inovasi produk baru yang belum pernah ditawarkan oleh merek lain sebelumnya dan di terima dengan baik oleh konsumen.

Pada kesempatan yang sama, Fanny Murhayati, Direktur Marketing Kantar Indonesia menjelaskan bahwa merek perlu menciptakan sendiri dan memperjuangkan pertumbuhannya. Cara terbaik untuk mendapatkan banyak pembeli adalah dengan mengimplementasikan sebanyak mungkin strategi pertumbuhan.

“Pemain FMCG dapat menerapkan beberapa strategi untuk mendapatkan lebih banyak pembeli, seperti menarik pembeli baru untuk merek tersebut, meningkatkan ketersediaan merek ke sejumlah lokasi geografis, atau bahkan bermain di beberapa kategori," jelas Fanny.

Editor: Eva Martha rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)