Ketika Mobile Internet Kian Mewabah

Saat ini, kehadiran telepon seluler pintar (smartphone) semakin menjamur. Masyarakat disuguhi oleh beranekaragamnya tipe ponsel pintar yang harganya pun kian terjangkau. Akses masyarakat terhadap jejaring sosial juga semakin tinggi. Kedua hal itu lantas membuat mobile internet pun bakal bertumbuh pesat.

contoh ponsel pintar

Frost & Sullivan memprediksi mobile internet akan menjadi penyelamat industri telekomunikasi Indonesia di tahun ini. Karena mobile internet dipandang akan membuka cakrawala baru di luar segmen komunikasi data.

Dev Yusmananda, Head of Consulting ICT Practice, Indonesia, Frost & Sullivan, mengungkapkan, mobile internet akan tetap menjadi pendorong tingginya penetrasi internet di Indonesia, dan menciptakan sumber-sumber pendapatan potensial bagi para pelaku industri telekomunikasi dengan berpartisipasi dalam tren “mobile monetization.

Oleh karena itu, seiring dengan kondisi pasar yang makin kompetitif, para pelaku industri telekomunikasi Indonesia perlu bertransformasi sebagai upaya untuk mempertahankan pertumbuhan. Di mana layanan data mobile yang menawarkan nilai tambah kini mulai menjadi sumber pertumbuhan pendapatan yang penting bagi operator-operator di Indonesia.

”Empat sumber pendapatan di luar segmen komunikasi data adalah mobilisasi, yakni tren dimana perangkat, piranti lunak dan layanan teknologi mulai mengadaptasi dan menggabungkan fitur-fitur dan kemampuan yang dimiliki ponsel cerdas, mobile payment, mobile e-commerce, dan mobile advertising,” kata Dev, dalam siaran pers.

Seiring dengan meningkatnya pengunaan mobile internet, Frost & Sullivan juga memprediksi perangkat-perangkat nirkabel akan tumbuh secara signifikan. Dev menjelaskan, pada 2013, wireless dongle diperkirakan tumbuh 47.5%  CAGR, sementara ponsel cerdas tumbuh sekitar 16.1% CAGR, dan tablet mencapai 11.6% CAGR.

Sebagai informasi, Nitin Bhat, Partner, Frost & Sullivan mengungkapkan, secara global, pengapalan ponsel pintar akan tumbuh pesat dan diproyeksikan mencapai 1 miliar unit pada 2016. Asia Pasifik diperkirakan akan menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat dalam hal pengapalan ponsel pintar, yakni mencapai 37.6% di periode waktu yang sama.

Dan pada tahun 2015, Asia Pasifik akan menjadi wilayah terbesar untuk mobile payment, dengan Jepang dan Korea Selatan sebagai pemimpin. “Namun, layanan mobile payment di Jepang sebagian besar di dorong oleh operator di mana keterlibatan institusi keuangan masih bersifat parsial,” tutup Nitin. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)