MasterCard: Mayoritas Kaum Muda Indonesia Yakin Prospek Pendapatannya Membaik

Sebuah temuan cukup menarik didapat dari Indeks Keyakinan Kaum Muda MasterCard (The MasterCard Youth Confidence Index) yang dikeluarkan akhir minggu lalu. Salah satu temuan tersebut adalah adanya keyakinan dari kaum muda Indonesia bahwa pendapatan rutin dan tambahan mereka akan meningkat dalam kurun waktu enam bulan ke depan. Hal ini tercermin dari skor yang tinggi dari komponen tersebut tersebut, yakni sebesar 91,4. Selain itu, skor yang tinggi juga diperoleh pada komponen lapangan kerja, yakni sebesar 89,5, di mana hal ini mencerminkan bahwa para responden merasa yakin prospek lapangan kerja akan lebih baik dalam kurun waktu enam bulan ke depan.

Tingkat optimisme kaum muda Indonesia juga tercermin pada tiga komponen lain yang termasuk dalam lingkup survei yang diadakan pada paruh kedua tahun lalu, yakni prospek perekonomian nasional dalam kurun waktu lima tahun ke depan yang memperoleh skor sebesar 88,8, diikuti situasi kehidupan pada kurun waktu lima tahun ke depan dengan indeks sebesar 72,6, serta situasi ekonomi saat ini yang memiliki indeks sebesar 70,1.

Dari 16 pasar Asia Pasifik yang disurvei, tingkat optimisme kaum muda Indonesia secara keseluruhan berada di urutan ketiga tertinggi (82,5), setelah Myanmar (92,4) dan India (84). Namun dari beberapa faktor, antara lain prospek lapangan kerja, Indonesia di urutan kedua (89,5) setelah Myanmar.

Indeks Keyakinan Pemuda MasterCard merupakan inisiatif baru dari MasterCard yang mengukur prospek jangka pendek dan tingkat keyakinan kaum muda yang berumur 18-30 tahun, di kawasan Asia-Pasifik.

“Indeks baru dari MasterCard ini merupakan barometer yang baik untuk menggambarkan keadaan kaum muda saat ini dalam hal tingkat kepercayaan mengenai berbagai faktor ekonomi. Merupakan harapan besar melihat skor tinggi yang mencerminkan sikap optimis terhadap dalam enam bulan ke depan, khususnya yang berkaitan dengan pekerjaan dan prospek pendapatan rutin yang tidak diragukan lagi memiliki dampak yang signifikan terhadap potensi pasar konsumen kaum muda juga,” kata Irni Plar, Country Manager MasterCard Indonesia, Jumat (7/2/2014).

mastercard bali

“Dengan pemilihan umun yang akan berlangsung di beberapa negara di kawasan ini di tahun 2014, sangat menarik untuk melihat apakah optimisme ini bertahan dan berlanjut sampai akhir tahun 2014,” tambahnya.

Sebagai informasi, Indeks Keyakinan Pemuda MasterCard merupakan inisiatif baru dari MasterCard untuk mengukur prospek jangka pendek dan tingkat kepercayaan kaum muda (berumur 18-30 tahun) di wilayah Asia-Pasifik. Lima faktor ekonomi yang diukur: lapangan pekerjaan, keadaan ekonomi, pendapatan rutin, kualitas hidup saat ini, dan kualitas hidup dalam dalam lima tahun ke depan. Indeks dihitung dengan skor nol untuk yang paling pesimis, 100 untuk yang paling optimis, dan 50 untuk yang netral. Tanggapan yang diperoleh merupakan pikiran atau pendapat konsumen untuk jangka waktu enam bulan ke depan.

Pengumpulan data dilakukan melalui survei internet dan wawancara tatap muka, dengan kuesioner yang diterjemahkan ke dalam bahasa setempat jika hal tersebut diperlukan. Survei memiliki margin sampling error sebesar 4-5 persen pada tingkat keyakinan 95 persen. Indeks dan laporan yang menyertainya tidak mewakili kinerja keuangan MasterCard. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)