MasterCard Prediksi Penggunaan Kartu Kredit di 2013 Turun

MasterCard memperkirakan penggunaan kartu kredit di Indonesia akan mengalami penurunan tahun ini seiring dengan efektifnya peraturan Bank Indonesia (BI) tentang pengetatan kartu kredit.

Seperti diketahui, terkait dengan kartu kredit, BI telah merilis aturan alat pembayaran menggunakan kartu, yang intinya adalah melakukan pengetatan utamanya untuk bisnis kartu kredit.

Beberapa pengetatan itu seperti, syarat batas minimum penghasilan nasabah, usia minimum nasabah, nilai plafon maksimal tiga kali dari penghasilan, sampai pembatasan kartu maksimal empat buah kartu dari dua bank penerbit bagi nasabah dengan penghasilan di bawah Rp 10 juta.

MasterCard menyebut peraturan tersebut bakal mempengaruhi penggunaan kartu kredit sepanjang 2013. Indeks kepercayaan konsumen MasterCard juga menurun.

“Tingkat kepercayaan konsumen di Indonesia mengalami penurunan hingga 6.5 poin dari angka 81.0 poin pada semester pertama tahun ini,” kata Country Manager MasterCard Indonesia, Irni Palar.

Sementara itu, penggunaan kartu kredit di negara-negara lainnya seperti Taiwan dan Korea Selatan mengalami peningkatan secara pesat dengan peningkatan 19.2 poin dan 14.8 poin berturut-turut, menurut data kepercayaan konsumen MasterCard tahun 2013.

Selain itu, MasterCard juga mencatat penurunan terbesar dalam tingkat kepercayaan konsumen di Bangladesh dari 39.5 poin ke 22.2 poin karena situasi politik dan juga Vietnam mengalami penurunan hingga 16.1 poin dari angka 58.4 poin.

Sebelumnya BI menuding kartu kredit menjadikan masyarakat Indonesia memiliki sifat konsumtif, untuk itu perlu adanya peraturanyang dapat memperkecil  penggunaan kartu kredit. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)