Membedah Pergeseran Tren Printer Tanah Air

Bursa mesin cetak atau printer mulai bergeser meski perlahan. Meskipun masih didominasi printer inkjet, printer laser diyakini akan tumbuh lebih cepat di 2013. Di kuartal ketiga 2012 (12Q3) printer inkjet menguasai 81,32% pasar printer.

Fuji Xerox lebih fokus produksi printer laser dan LED

International Data Corporation (IDC) mencatat printer laser di Indonesia baru mampu menguasai 11,17% pasar di 12Q3. Sisanya diisi printer Serial Dot Matrix 7,49% dan 0,01% Line Printer. Untuk printer laser, IDC membaginya menjadi copier-based laser dan printer-based laser.

Printer-based market memimpin dikarenakan harganya yang jauh lebih murah. Printer-based laser ini ditargetkan untuk home user sampai SMB (small medium business),” ungkap Gian Carlo Binti, Senior Market Analyst untuk IDC Indonesia dalam siaran persnya Kamis (4/1).

Copier-based laser merupakan mesin foto copy dengan teknologi laser yang biasa digunakan di perkantoran. Di Indonesia, masih banyak mesin copier-based bekas yang diperjual belikan bahkan disewakan. “Mereka menghambat pertumbuhan pasar copier-based laser,” tutur Gian kepada SWA Online. Pada 12Q3, copier-based laser hanya menyumbang 7,02%  pangsa pasar printer laser. Sedangkan printer-based laser dengan jumlah pengiriman 57.777 unit merajai pasar mesin cetak laser tanah air. Sisanya, diisi mesin fax sebanyak 55 unit.

Di pasaran, harga per unit printer inkjet lebih terjangkau dibandingkan printer laser. Namun beberapa vendor mulai mengurangi pengiriman printer inkjet. Bahkan, salah satu vendor besar memangkas pengirimannya hingga 50%  lantaran strategi internal mengeruk pendapatan yang lebih besar. Dengan terjangkaunya harga printer inkjet, secara unit, printer ini memang laris. Namun dari sisi perusahaan, margin yang diperoleh sangat kecil. Strateginya, vendor tersebut memangkas pengiriman printer inkjet dan lebih banyak bermain di printer multi fungsi yang dapat digunakan untuk fotocopy, scan, dan fax sekaligus. Produsen mesin cetak asal Jepang, Fuji Xerox, malah sudah lama berhenti memproduksi printer inkjet dan fokus mengembangkan printer berteknologi laser serta LED.

“Transformasi dari inkjet ke laser masih belum terlihat karena market inkjet sangat kuat dengan support dari teknologi CISS (Continuous Ink Supply System) yang menawarkan penghematan cost dari sisi tinta,” pungkas Gian. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)