Merek Lokal Makin Digdaya, Ini Sebabnya

Kompetisi bisnis kian ketat dengan banyaknya perusahaan multinasional yang merangsek ke pasar Asia Tenggara. Namun faktanya, merek lokal masih lebih banyak dipilih. Demikian hasil riset terbaru Nielsen Go Glocal.

Pemain lokal unggul dari segi biaya operasional yang rendah, jaringan yang sudah mapan, pemahaman yang dalam tentang kebutuhan dan selera lokal, serta kemampuan untuk bergerak cepat. Pemain lokal menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan dan telah mengubah sektor FMCG di Asia.

Menurut Laura McCullough, Managing Director, Client Service Leader of Nielsen’s Growth & Emerging Markets, masuknya perusahaan multinasional ke pasar negara baru memberi keuntungan kepada konsumen lokal. Mereka mendapatkan produk yang lebih beragam.

Selain itu, ini juga menjadi tantangan bagi perusahaan lokal ketika berhadapan dengan pesaing asing yang punya berbagai keuntungan, seperti sumber daya keuangan yang besar, sumber daya manusia dengan beragam potensi, infrastruktur teknologi yang canggih, dan proses pengiriman dan operasional yang sudah mumpuni.

“Namun demikian, dalam beberapa tahun terakhir telah banyak perusahaan lokal yang tidak hanya mampu bertahan dalam kompetisi dengan perusahaan multinasional, tetapi juga telah mengungguli perusahaan multinasional di Asia Tenggara,” kata dia dalam rilisnya.

Ada empat faktor utama yang memberikan keseimbangan untuk mendukung perusahaan lokal. Pertama, nilai untuk uang, kebanggaan nasional dan keakraban menimbulkan loyalitas untuk merek lokal. Sentimen konsumen merupakan faktor yang berkontribusi dalam menyeimbangkan persaingan kembali ke arah para pemain dari Asia.

Produk Kopi Kapal Api Produk Kopi Kapal Api

Survey Nielsen Global Brand-Origin, yang meneliti apakah konsumen lebih memilih barang yang diproduksi oleh merek global/multinasional atau oleh pemain lokal menemukan, preferensi konsumen pada negara asal produk berbeda menurut kategori, namun preferensi konsumen telah mulai mendukung merek regional dan lokal daripada merek global.

Bahkan, pada kategori di mana merek global yang sejak dulu mendominasi seperti sampo, minuman ringan berkarbonasi, perawatan wajah, pelembab wajah dan susu formula, merek lokal tumbuh lebih cepat, digaungkan oleh sentimen konsumen yang positif.

Kedua, merek regional dan lokal tumbuh lebih cepat daripada pemain global baik di pasar modern maupun pasar tradisional. Untuk pemain lokal, kesuksesan mereka telah menjadi evolusi yang perlahan seiring bertumbuhnya pengetahuan akan lingkungan pasar modern, khususnya pada beberapa area tertentu seperti manajemen kategori.

Ketiga, perusahaan lokal memahami nuansa konsumen lokal. Hampir tiga dari lima konsumen di Asia Tenggara percaya, merek lokal paling sesuai untuk memenuhi kebutuhan dan selera mereka. Pemain lokal menguasai kategori yang bersinggungan erat dengan nuansa lokal seperti makanan dan minuman. Saat ini, keduanya masih menjadi mesin pertumbuhan terbesar di perusahaan lokal, yakni 17% untuk minuman dan 10% untuk makanan.

Keempat, perusahaan lokal dan regional menawarkan variasi harga yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Munculnya kelas menengah yang terus berkembang telah merangsang aspirasi konsumen untuk bertransaksi dan menikmati kualitas tambahan dan manfaat fungsional dari produk-produk dengan harga yang lebih premium.

Dahulu, portofolio pemain global lebih kuat di lini premium dan pemain lokal lebih kuat dalam segmentasi nilai. Kini, terjadi perubahan fokus dimana pemain lokal dan regional menawarkan portofolio merek yang lebih seimbang pada semua tingkatan harga.

Sementara, merek global mengalihkan fokusnya pada margin produk premium yang lebih tinggi. Pemain regional melawan tren premiumisasi dengan meningkatkan fokusnya pada nilai, yang tumbuh hampir 50% dibandingkan pertumbuhan di segmen yang umum (mainstream) yang hanya 22%.

“Konsumen belum pernah dibanjiri informasi seperti saat ini, memiliki kekuasaan dan siap untuk merangkul merek-merek yang memahami kebutuhan gaya hidup mereka. Perusahaan, baik itu global, regional ataupun lokal harus memastikan bahwa merek mereka dapat mewujudkan nilai proposisi mereka dan memenuhi peran penting dalam kehidupan konsumen jika mereka ingin memenangkan pertempuran untuk dipilih konsumen,” kata McCullough.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)