Merek-Merek Paling Banyak Dibicarakan di Indonesia

Platform e-commerce Asia Tenggara yaitu Shopee, sekali lagi (sejak 2019) menduduki puncak  nomor wahid dalam peringkat Buzz BrandIndex tahunan YouGov dengan skor 66,9. Shopee mempertahankan gelarnya sebagai merek yang paling banyak dibicarakan di Indonesia untuk tahun 2021.

YouGov BrandIndex mengukur persepsi publik tentang merek setiap hari di berbagai ukuran. Peringkat tahunan ini dikompilasi menggunakan skor Buzz dari seluruh 52 minggu di tahun lalu. Skor Buzz mengukur apakah orang telah mendengar sesuatu yang baik atau buruk tentang suatu merek selama dua minggu sebelumnya.

Kemudian,  merek mie instan lokal Indomie berada di posisi kedua (64,7), diikuti oleh YouTube di posisi ketiga (61,8). Bersama dengan Shopee, sesama platform e-commerce Tokopedia berada di urutan keempat (61,6), naik dari keenam tahun lalu.

Merek domestik lainnya yang masuk dalam sepuluh besar adalah jaringan toko serba ada Indomaret di tempat ketujuh (55,7), dan layanan ride-hailing on-demand GoJek (GoRide) di posisi kesembilan (54,6).

Jika YouTube naik satu tempat ke posisi ketiga pada  tahun ini, berbeda dengan WhatsApp yang turun drastis dari posisi kedua pada tahun sebelumnya  menjadi urutan keenam (56,8).

Perusahaan elektronik multinasional Samsung tetap berada di urutan kelima tahun ini. Sementara anak perusahaan Unilever dengan merek Sunlight dan Pepsodent masing-masing berada di urutan kedelapan (55,5) dan kesepuluh (52,9), melengkapi peringkat tahun ini.

YouGov BrandIndex juga telah merilis sepuluh merek dalam “most improved brand”. Daftar tahun ini diungguli oleh merek jejaring sosial yang berfokus pada video, yaitu TikTok – yang meluncurkan vertikal TikTok Shop di Indonesia tahun lalu – dengan skor yang ditingkatkan sebesar +12,5 poin. Lalu, diikuti oleh layanan pesan instan Telegram (+9,6 poin).

Banyak perusahaan yang berbasis di Indonesia juga membuat peningkatan yang kuat untuk skor mereka, seperti platform e-commerce Tokopedia (+9,1 poin), perusahaan susu Cimory (+8,6 poin), e-wallet DANA (+5,1 poin) dan merek bumbu lokal Sasa (+4.7 poin).

Kemudian diikuti oleh ShopeePay (+6,1 poin) – salah satu e-wallet teratas di Indonesia pada tahun 2021 – dan Netflix (+5,2 poin), yang masing-masing menempati peringkat kelima dan keenam dengan peningkatan tertinggi.

Melengkapi sepuluh merek teratas yang paling berkembang adalah layanan ride-hailing GrabCar yang berbasis di Singapura (+4,7 poin) dan produsen perangkat lunak dan elektronik China Xiaomi (+4,5 poin).

Dede Suryadi

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)