Nielsen Tawarkan Metode Pengukuran Baru

Nielsen baru-baru ini mengumumkan penawaran pengukuran viewability menurut demografi dengan menggunakan penyedia viewability pilihan klien yang sesuai dengan standar Nielsen untuk industri. Penawaran ini mencakup solusi pengukuran iklan digital yakni Nielsen Digital Ad Ratings. Viewability berdasarkan umur dan jenis kelamin kini telah tersedia untuk semua display komputer dan impresi video di semua negara yang memiliki Digital Ad Ratings, termasuk Indonesia.

images-4

Pada tahun-tahun belakangan, industri periklanan digital telah mulai bergerak dari served impressions, dimana angka iklan tayang yang belum tentu dilihat oleh audiens menuju ke viewable impressions. Viewable impression memungkinkan angka iklan tayang sudah dianggap terlihat oleh audiens. Ini kemudian dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan validasi atas keberhasilan kampanye iklan digital dilihat oleh audiens.

Pada saat yang bersamaan, para pengiklan dan agensi menuntut jaminan yang lebih besar atas keberhasilan sebuah iklan dilihat oleh target audiens mereka. Tersedianya viewable impressions menurut usia dan jenis kelamin memungkinkan klien untuk menganalisa, mengoptimalkan dan mengevaluasi performa kampanye dengan lebih baik. Dengan menyediakan informasi demografis atas viewable audiens yang unik, GRP dan angka yang sesuai target berdasarkan situs dan penempatan, pengguna akan vc mendapatkan insights yang lebih baik untuk memvalidasi tujuan performa kampanye dan perencanaan ke depannya.

Nielsen juga menawarkan pilihan penyedia Viewability yang terintegrasi dan fleksibilitas untuk menggunakan lebih dari satu penyedia secara bersamaan pada saat mulai menggunakan layanan ini, untuk membantu klien beradaptasi dengan industri yang dinamis.

David Wong, Senior Vice President of Digital Product Leadership Nielsen, menjelaskan, Viewability sendiri merupakan isu yang kritis di industri. Oleh sebab itu pihaknya senantiasa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan teknologi terdepan untuk menyediakan pengukuran yang dibutuhkan kliennya

“Pasar saat ini menggunakan berbagai penyedia viewability, karena itu kami memberikan klien kami fleksibilitas untuk memahami bagaimana penyampaian dapat bervariasi dan bagaimana mengoptimalkannya,” tutur David.

Saat ini Nielsen telah bekerja sama dengan lebih banyak penyedia Viewability atas tuntutan pengguna mereka. Kerja sama tersebut melibatkan beberapa nama besar seperti DoubleVerify, Integral Ad Science dan Moat guna memberikan metrik yang viewable dan demografis di Nielsen Digital Ad Ratings dengan menggunakan single tag. Solusi yang terintegrasi ini akan membantu dalam memudahkan implementasi viewability dan pada saat yang sama juga mengakomodir preferensi pembeli dan penjual.

Hal ini di dukung oleh Mitch Weinstein, Senior Vice President of Ad Operations at IPG Mediabrands. Menurutnya, Viewability sangat penting bagi kemampuan untuk memvalidasi kesuksesan eksposur kampanye digital. Viewability sesuai dengan tujuan mereka yang senantiasa mencari cara-cara baru untuk membantu pengguna dalam mengoptimalkan belanja pemasarannya.

“Dengan kemampuan Nielsen menggabungkan metrik viewability dari berbagai pilihan penyedia dengan pengukuran audiens, kami dapat memenuhi kebutuhan yang meningkat untuk melacak impresi-impresi in-demo dan in-view,” ujar Mitch

Mark Torrance, CTO Rocket fuel juga meyatakan hal yang sama. Ia menghargai upaya Nielsen untuk mengintegrasikan pengukuran viewability dengan menggunakan berbagai penyedia untuk solusi Digital Ad Ratings. “Dengan terus bergeraknya agensi dan pengiklan menuju standar viewable impressions, menjadi sangat penting untuk dapat mengukur dan mengoptimalkan ‘kesempatan untuk melihat’ pada demografi kunci seperti usia dan jenis kelamin. Pengukuran yang tergabung akan mendorong efisiensi dan meningkatkan transparansi di seluruh rantai pasokan media digital," kata Mark. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)