OECD: Ekonomi Indonesia Tumbuh di Kisaran 6% di 2014-2018
Indonesia diprediksi bakal menjadi negara yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi dengan rata-rata tahunan mencapai angka kisaran 6% pada periode 2014-2018.
Prediksi tersebut seperti dikatakan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) dalam salah satu hasil dari laporan ekonomi terbaru OECD untuk kawasan Asia Tenggara, Cina, dan India.
Perekonomian di Asia Tenggara, China, dan India relatif kokoh dalam jangka menengah yang didukung oleh stabilnya permintaan domestik, dan pertumbuhan ekonomi kawasan pada periode 2014-2018 rata-rata berkisar 6,9%. Perkiraan itu lebih rendah dari angka pertumbuhan ekonomi pada periode 2000-2007 yang mencapai kisaran 8,6%.
Dalam jangka menengah, kawasan Asia Tenggara, China, dan India, memegang peranan penting dalam perekonomian global. Pertumbuhan ekonomi Malaysia dan Thailand pada periode yang sama diproyeksikan mencapai 5,1% dan 4,9%, yang didominasi oleh permintaan domestik, selain investasi dalam sektor infrastruktur dan konsumsi swasta.
Selain itu, perekonomian Singapura diperkirakan tumbuh 3,3%. Demikian pula dengan perekonomian Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam yang diperkirakan ikut tumbuh kokoh dalam jangka menengah pada kisaran 6-7%.
“Kesuksesan ekonomi dari negara berkembang Asia akan bergantung pada pengelolaan beberapa tantangan untuk memanfaatkan potensi pertumbuhan dalam jangka menengah,” kata Wakil Sekretaris Jenderal OECD Rintaro Tamaki. (EVA)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.