Pemerintahan Masa Datang Harus Mengefisiensikan Impor Bahan Baku

Citibank Indonesia  mengambl inisiatif untuk menggelar seminar Citibank Mid-Year Market Outlook – Post Presidential Election 2014 d

DSC_0047

Pilpres 2014 ini merupakan pemilu yang fenomenal dengan tingkat partisipasi yang sangat tinggi, hingga mencapai lebih dari 180 juta warga negara yang berdomisili di dalam maupun di luar negeri,” kata Ikrar Nusa Bhakti, Pengamat politik senior dalam seminar Citibank Mid-Year Market Outlook – Post Presidential Election 2014 di Jakarta (15/7).

Dengan adanya isu negatif yang menyebar di masyarakat, Ikrar mengatakan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena menurutnya tidak akan ada gejolak yang terjadi pada tanggal 22 Juli nanti. “Menurut saya semua akan berjalan dengan baik, masyarakat jangan sampai termakan isu yang sekarang sedang beredar,” tambahnya.

Ikrar menyampaikan beberapa faktor yang menurutnya akan mendukung terciptanya situasi aman dan kondusif pasca pengumuman Pilpres 2014. “Persiapan TNI dan Polri terkait pengawasan dan pengamanan Pilpres kali ini tamoak lebih matang. Faktor sejarah juga menunjukan bahwa pemilihan Presiden maupun legeslatif di Indonesia tidak pernah memicu kekerasan atau tindakan anarkis dari masyarakat,” ungkapnya.

Ikrar juga percaya bahwa masyarakat Indonesia sudah semakin dewasa dan bijak dalam menanggapi situasi yang terjadi, sehingga dirinya yakin akan keamanan jelang Pilprer 2014.

Helmi Arman, Ekonom Citibank Indonesia, menyampaikan hal yang terkait dengan potensi Indonesia yang akan dikelola oleh pemerintah Presiden terpilih untuk masa jabatan 2014-2019. “Visi ekonomi jangka panjang untuk 15 sampai 20 tahun ke depan menjadi hal yang wajib dimiliki oleh pemerintahan baru,” kata Helmi.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi global sedang melambat, sehingga dibutuhkan reformasi structural untuk mempertahankan pertumbuhan perekonomian diatas 5%. “Untuk mengurangi devisit sebenarnya gampang, export komoditas mentah dirubah jadi komoditas manufaktur contohnya automotive. Import bahan baku juga harus ditingkatkan efesiensinya, terutama minyak,” paparnya.

Terkait dengan pemilihan presiden, Helmi mengatakan bahwa mungkin akan ada pengaruh terhadap rupiah. “Pengaruh terhadap rupiah mungkin ada, tapi hanya sementara,” pungkasnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)