Penetrasi TV Multichannel Asia Pasifik Mendominasi 58%

Berdasarkan laporan dari SNI, Kagan, penetrasi TV multichannel di Asia Pasifik mendominasi sebesar 58%. Pertumbuhan tersebut diprediksi akan terus meningkat hingga 65,4% di akhir 2014 dan 68,7% di tahun 2017. Sementara pendapatan rata-ratanya relatif masih rendah dengan estimasi video subscription yang diperoleh sebesar US$ 33,7 miliar di tahun 2012.

indovision

Chris Skinner, MD UM Hong Kong, menyatakan bahwa pendapatan TV berbayar akan meningkat secara kontinyu. Chris menjelaskan,  TV berbayar kini mendapat 19%-nya dari fee total pendapatan TV. “Ini diprediksi akan terus meningkat ke angka 23% sampai tahun 2018. Kami juga memprediksikan bahwa CAGR untuk TV berbayar selama 5 tahun mendatang akan mencapai 13,7%. Jadi out look-nya kuat,” ujarnya.

Data Peoplemeter juga sepakat bahwa 79% dari pemirsa TV rata-rata menonton TV multichannel dalam sebulan. Jumlah affluent audiences-nya sendiri terus meningkat hingga 86%. Pengaruh dari pasar penonton mapan ini memang tidak bisa diabaikan, terutama ketika terjadi kenaikan kepemilikan three screen viewing yakni, TV, tablet, serta ponsel pintar.

Lebih dari 80% populasi APAC memiliki ponsel pintar. Kepemilikan tablet juga sama tingginya, yaitu 57% untuk Hongkong, 47% untuk Singapura, dan 42% untuk Malaysia. Merangkaknya segmen menengah di beberapa negara berkembang seperti Indonesia dan Vietnam juga diprediksi akan meningkatkan pasar TV berbayar ini ke depannya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)