Ramadan di Rumah, Pengeluaran Pulsa Lebih Boros

Dok. SurveySensum

Dengan begitu banyaknya waktu yang dihabiskan di rumah, kegiatan yang dilakukan masyarakat selama bulan Ramadan tahun ini lebih bervariasi.

SurveySensum Covid-19 Consumer Behaviour Track mengungkapkan, setidaknya 67% masyarakat lebih sering menonton televisi, dan 55% masyarakat lebih sering menonton video Youtube serta berselancar di media sosial. Bermain gim video pun dilakukan oleh 1 dari 3 masyarakat di Indonesia.

“Karena aktivitas di dunia digital meningkat, pengeluaran masyarakat untuk kategori digital pun naik. Pengeluaran 23% masyarakat untuk pulsa internet di ponsel lebih besar dibanding Ramadan tahun lalu. Begitu pula pengeluaran untuk berlangganan internet di rumah bagi 18% konsumen kami,” tutur CEO SurveySensum & NeuroSensum, Rajiv Lamba.

Dalam survei juga terungkap bahwa paket berlangganan produk digital turut mengalami kenaikan. Sekitar 11% konsumen mengeluarkan uang lebih banyak untuk berlangganan aplikasi edukasi elektronik, dan 9% konsumen untuk berlangganan aplikasi streaming film. Ini belum termasuk 8% konsumen yang membeli paket token dalam aplikasi gim online.

Kesibukan di luar dunia digital tak seluruhnya ditinggalkan selama pandemi Covid-19. Rajiv menyebut, masyarakat lebih sering melakukan kegiatan seperti berkebun, memasak, membersihkan rumah, membaca buku, dan berolahraga.

"Pada bulan Ramadan ini, lebih dari 50% konsumen mengisi waktu dengan berkebun, bersih-bersih, dan memasak," tambahnya.

Ada pula masyarakat yang memanfaatkan waktu dengan membaca, yaitu 28%. Aktivitas lain yang meningkat selama Ramadan 2020 yaitu bermain gim, kursus online, olahraga melalui aplikasi, dan menonton film melalui media Over-The-Top (OTT).

Rajiv menuturkan, tahun ini aktivitas masyarakat bermedia sosial selama Ramadan semakin beragam dibanding tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat semakin antusias untuk berbagi. Membagikan foto keluarga atau anak adalah yang paling banyak dilakukan, oleh setidaknya 66% masyarakat.

Ramadhan ini juga menjadi waktu yang tepat untuk memasak sendiri di rumah bagi sebagian besar masyarakat. Tak heran bila 45% masyarakat lebih aktif membagikan foto maupun resep masakannya dan 22% masyarakat mulai menjajal aplikasi masak-memasak online. Foto makanan yang dibeli pun juga dibagikan di media sosial oleh 28% masyarakat.

Di waktu yang sama, masyarakat semakin sering mengikuti tantangan-tantangan di media sosial (19%), membuat video Tiktok (14%), menulis blog dan e-stories (12%), menyiarkan Instagram Live (12%), atau membuat video Youtube (10%).

SurveySensum COVID-19 Consumer Behaviour Track merupakan survei dua-mingguan yang dilakukan oleh perusahaan riset NeuroSensum dengan menggunakan platform berbasis Artificial Intelligence SurveySensum. Gelombang pertama survei ini telah dilakukan 20 Maret 2020 terhadap 500 konsumen kelas menengah dan kelas atas di 10 kota besar di Indonesia.

Yang terakhir, survei Gelombang III diselenggarakan pada 18 – 20 April 2020. Survei tracker ini bertujuan melacak perubahan perilaku konsumen selama pandemi virus Corona di Indonesia sebagai referensi para pengambil keputusan khususnya di bidang pemasaran.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)