Riset MasterCard: Negara Berkembang Rajin Beramal

Konsumen di negara berkembang cenderung lebih gemar melakukan donasi untuk amal. Meski jumlahnya lebih sedikit, nilai donasi konsumen di negara maju jauh lebih besar. Demikian hasil riset MasterCard.

“MasterCard melihat perilaku pemberian donasi berbeda di seluruh dunia dan dipengaruhi beberapa faktor seperti budaya, usia, tingkat pendapatan dan masalah yang terdapat di wilayah tersebut,” kata Group Head, Communications, Asia Pacific, MasterCard, Georgette Tan dalam rilisnya.

Lebih dari separuh konsumen di Asia Pasifik memberi donasi untuk amal. Konsumen dari negara berkembang merupakan bagian terbesar. Masyarakat Thailand paling gemar berdonasi untuk beramal, diikuti oleh Vietnam, Hong Kong, dan Indonesia.

Generasi yang lebih tua cenderung lebih sering melakukan donasi. Secara keseluruhan konsumen di kawasan ini memiliki simpati lebih tinggi terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak.

anak_beramal Seorang anak tengah beramal (Foto: IST)

Masyarakat di negara-negara lebih maju seperti Australia, Selandia Baru, dan Hong Kong, lebih cenderung memberikan donasi amal yang berfokus pada penyakit-penyakit serius.

Konsumen di Jepang paling malas melakukan donasi. Namun, mereka bisa memberi donasi dalam jumlah besar untuk penanggulangan bencana alam. “Ini mungkin disebabkan tingginya frekuensi gempa dan dampak jangka panjang dari tsunami serta kebocoran nuklir Fukushiman Daiichi di tahun 2011,” ujar Tan.

Penelitian dilakukan dengan wawancara di 14 negara selama Oktober-Desember 2014, dengan jumlah responden minimal sebanyak 500 orang yang berusia antara 18-64 tahun di masing-masing negara.

Pemberi donasi terbesar di kawasan Asia Pasifik adalah Selandia Baru. Donasi secara individu bisa mencapai lebih dari US$500, diikuti penduduk Hong Kong dan Australia. Di ketiga negara itu, masyarakat cenderung memberi donasi mereka untuk hal-hal yang berkaitan dengan penyakit serius.

“Hal ini disebabkan meningkatnya prevalensi penyakit serius seperti kanker di negara maju, di mana para penduduk di negara tersebut cenderung hidup dengan usia yang lebih tua,” kata Tan.

Hasil penelitian ini memberikan dukungan untuk inisiatif MasterCard’s Purchase with Purpose, yang melibatkan para pemegang kartu sebagai bagian dari upaya MasterCard untuk berbagi kepada masyarakat di manapun mereka menggunakan kartu MasterCard.

Persentase dari sebuah barang yang terjual akan didonasikan untuk memberdayakan kaum perempuan dan pendidikan, memberi kesempatan bagi mereka yang kurang mampu untuk belajar keterampilan, menimba ilmu, dan merasakan pendidikan tingkat lanjut, serta meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan pelestarian lingkungan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)