Inilah Destinasi Wisata Masa Depan

Skyscanner kembali meluncurkan laporan Masa Depan Travel 2024. Laporan ini merupakan hasil penelitian mendalam dan serangkaian wawancara dengan tim yang terdiri dari 56 futurolog dan pakar tren terkemuka. Bagian terakhir laporan ini menyoroti destinasi baru di dunia yang dapat dikunjungi dan memprediksi bagaimana profil-profil media sosial para wisatawan memungkinkan pelaku bisnis perhotelan untuk menyediakan pengalaman intuitif berdasarkan keinginan dan kebutuhan masing-masing individu. Skyscanner memprediksi, ketinggian orbit bumi dan kedalaman samudera akan menjadi tujuan liburan di dekade berikutnya, 2024.

Filip Filipov dari Skyscanner menyebutkan, perjalanan ke ruang angkasa akan menjadi tonggak sejarah baru bagi umat manusia. “Namun, yang lebih menarik adalah transfer teknologi yang disumbangkan oleh eksplorasi ruang angkasa bagi penerbangan komersial,” ujarnya lagi. Dalam 10 tahun mendatang, wisata ruang angkasa akan menjadi lebih terjangkau untuk pasar ultra-mewah tapi perjalanan wisata ke dasar laut akan menjadi pilihan yang jauh lebih keren dan modern.

INT-00001_302 Space Hotel_EN-GB_v1_JC_Section 2Kamar hotel bawah laut sudah tersedia sebagai tujuan wisata yang baru dan khusus seperti suite Neptune dan Poseidon di Atlantis Hotel Dubai. Akan tetapi, mengingat lahan tanah sudah makin mahal, sekelompok inovator sedang menyusun konsep untuk membangun seluruh resor1 di bawah gelombang-gelombang laut termasuk spa, kebun, kolam renang, semuanya dengan kaca jendela dengan gaya akuarium yang memungkinkan para tamu untuk pergi keluar menggunakan peralatan menyelam.

Dalam 10 tahun mendatang, kemajuan teknologi juga akan berarti bahwa hotel akan memberdayakan tamu mereka dengan tingkat hiper-personalisasi yang luar biasa melalui perangkat mobile mereka untuk memberikan pengalaman menginap yang disesuaikan. Kamar hotel masa depan mengambil keuntungan dari teknologi-teknologi terbaru untuk menyediakan kenyaman ekstra untuk para tamu. Kamar tidur hotel akan mengintegrasikan bantal dengan perangkat elektronik yang tertanam di dalamnya yang mampu memberikan pijatan pada kepala dan leher hingga terlelap dan membangunkan di pagi hari. Selain itu dilengkapi kotak cahaya yang dirancang untuk menormalkan jam internal tamu yang mengalami jet-lag.

Wisatawan akan menjadi motivator utama wisata di 2024. Ketika wisatawan China berduyun-duyun datang ke tujuan klasik seperti Paris dan New York, pengalaman perjalanan unik seorang wisatawan itu akan membuat teman-teman dan keluarganya akan mencari-cari tahu. Munculnya area yang termasuk 'Zona Terlarang' (Forbidden Zone) seperti Afghanistan dan Iran yang tidak dapat diakses karena konflik, akan menjadi destinasi baru yang menarik bagi wisatawan. Destinasi terpencil seperti Bhutan telah mengalami peningkatan (Pencarian di Skyscanner naik 40% dari tahun ke tahun), tetapi pada 2024, Bhutan akan menjadi pilihan yang jauh lebih modern. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)