Strategi Aptus Pacific Bidik Pasar Indonesia

Dunia health care di Indonesia masih cenderung didominasi oleh aktivitas konvensional, seperti ketergantungan terhadap kertas (paper based) misalnya dalam aktivitas pendaftaran, pemesanan resep obat, hingga medical record. Padahal jika dilakukan secara IT-based, maka akan terjadi efektivitas kerja yang berujung pada meningkatnya profitabilitas rumah sakit itu sendiri, misalnya pengisian formulir menjadi jauh lebih cepat, mekanisme pencarian history pasien yang juga lebih cepat, hingga pemesanan resep maupun konsultasi dengan dokter yang dapat dilakukan secara otomatis.

aptus Dari kiri ke kanan; Almer Joesoef, President Director, Aptus Pacific, Roger McKinney, Sr Solution Consultant, Covisint, N.K. Skip Best, Channel Manager, Covisint, Farry Argoebie, Managing Director, Aptus Pacific.

Aptus Pacific, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang IT consulting Indonesia ini melihat potensi tersebut dan berinisiatif ingin membangun solusi teknologi di bidang health care di Indonesia. Almer Joesoef, Presiden Direktur Aptus Pacific, melihat bahwa kecenderungan masyarakat Indonesia terhadap dunia health care memiliki potensi yang sangat besar, namun belum diimbangi dengan infrastruktur yang memadai. Sehingga acapkali pasien mengeluhkan soal pelayanan yang kurang cekatan.

“Dengan infrastruktur IT yang Aptus kembangkan, pasien bisa melakukan interaksi secara real-time meskipun ia berbeda kota,” tukas Almer.

Keuntungan lain yang ditawarkan perusahaan ini, lanjut Almer, dengan berkembangnya jumlah tertanggung asuransi dan data kesehatan secara eksponensial, maka semakin tidak mungkin untuk melakukan proses dan pencarian secara manual. Oleh karena itu, perlu sebuah solusi teknologi untuk mengakomodir keadaan tersebut.

“Kalau datanya banyak, mencari di tumpukan filing cabinet itu memakan waktu yang sangat lama. Namun dengan solusi teknologi yang kami kembangkan dapat secara realtime memenuhi kebutuhan tersebut,” katanya.

Hal tersebut karena, solusi teknologi yang dikembangkan oleh Aptus dapat memudahkan usernya, dalam hal ini pihak rumah sakit dan asuransi untuk melakukan integrasi data dari berbagai sistem back-end yang berbeda. Sehingga user tersebut akan dengan mudah menggabungkan data pasien dari satu lokasi dengan yang lainnya. Selain itu, dengan analisa data yang diimplementasikan melalui teknologi ini juga dapat membantu pihak rumah sakit dan asuransi untuk menemukan justifikasi sebelum mengambil suatu keputusan.

Saat ini, memang terkesan hanya Rumah Sakit di kawasan ibukota dan sekitarnya saja yang memiliki infrastruktur yang memadai. Namun seiring dengan program pemerintah dalam menyetarakan pembangunan hingga ke pelosok timur, sehingga bukan tidak mungkin nantinya Rumah Sakit bertaraf menengah ke bawah dapat menggunakan standard yang sama, bahkan hingga level klinik sekalipun.

Untuk kedepannya, partner dari Covisint ini juga akan merambah ke beberapa bidang lainnya, seperi manufacturing, oil and gas, dan retail.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)