Survei Hilton Worldwide Menyingkap Budaya Wisata Kuliner di Asia Pasifik

Sebuah survei mengenai perilaku para wisatawan mengungkapkan bahwa bagi lebih dari sepertiga wisatawan (36%) di Asia pasifik, makanan dan minuman adalah faktor penentu dalam memilih tujuan wisata mereka. Beberapa temuan penting dari survey ini untuk Indonesia adalah: (1) 33% dari wisatawan Indonesia mengatakan bahwa makanan adalah faktor yang sangat penting dalam menentukan tujuan wisata mereka; (2) sebanyak 86% menganggap bahwa sangatlah penting untuk mencoba makanan khas lokal yang terkenal saat mereka berkunjung ke suatu tempat wisata; (3) sebanyak 90% dari para wisatawan ini mencari pengalaman kuliner yang unik saat mereka berkunjung ke suatu tempat wisata; (4) sebesar 89% dari mereka mengatakan akan kembali ke tempat tersebut hanya karena makanan atau pengalaman bersantap yang memuaskan.

hilton

Survei ini dilakukan terhadap 2.700 wisatawan yang berasal dari 9 negara di Asia Pasifik, dan merupakan inisiatif dari Hilton Worldwide, sebuah perusahaan terkemuka yang bergerak di bidang perhotelan. Dalam survey ini ditemukan juga bahwa hanya 5% dari respondennya yang tidak memasukkan makanan dan minuman dalam pertimbangan mereka saat menentukan ke mana mereka akan berwisata. “Kuliner khas sebuah negara atau kota jelas dapat menentukan kemana para wisatawan Asia Pasifik memilih untuk berlibur,” jelas Markus Schueller, Wakil Presiden untuk F&B Operations Asia Pasifik Hilton Worldwide.

Seiring dengan tumbuhnya peran makanan dan minuman dalam sektor pariwisata, hal ini tentu berdampak besar pula terhadap industri perhotelan. Lewat sudah masa-masa dimana hotel hanyalah sebatas tempat untuk beristirahat. Saat ini, hotel juga harus bisa mengembangkan diri untuk menjadi tujuan wisata kuliner itu sendiri, dengan memberikan pelayanan dan informasi yang sesuai kepada para pelanggannya dengan penekanan terhadap kualitas wisata kuliner selama liburan mereka.

Hasil survei dari para wisatawan di Australia, Cina, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, dan Thailand, juga menunjukkan bahwa makanan merupakan sebuah prioritas tersendiri dalam budget para wisatawan ini. Terbukti dengan 43% dari para responden mengalokasikan hingga setengah dari total budget mereka untuk belanja makanan dan minuman.

Menurut riset ini, makanan juga mempengaruhi aktivitas yang menjadi prioritas para wisatawan saat berlibur, dengan 90% dari mereka senang bepergian untuk mencoba kuliner khas lokal yang terkenal. Selain itu, 87% dari mereka mengatakan bahwa mereka senang berburu jajanan kaki lima dan 79% dari mereka juga mencari pengalaman wisata kuliner yang unik, seperti festival kuliner atau pasar makanan saat mereka berkunjung ke suatu destinasi wisata.

Saat ditanya mengenai destinasi kuliner favorit para wisatawan di kawasan Asia Pasifik, Jepang muncul sebagai tempat yang paling banyak dipilih oleh para wisatawan ini, diikuti oleh Thailand dan Taiwan. Meski demikian, terdapat 19% responden yang memilih negara asal mereka sendiri sebagai tempat dengan destinasi kuliner terbaik. Mereka yang masuk dalam kategori ini adalah para wisatawan yang berasal dari Malaysia, Australia, Korea, dan Jepang. Hal ini juga berlaku bagi para wisatawan Indonesia yang memilih Indonesia sebagai destinasi kuliner favorit mereka, termasuk juga para wisatawan Jepang dan Korea yang cukup banyak memilih Indonesia sebagai destinasi kuliner favorit mereka.

Lantas, apa yang mereka cari dari sebuah tempat wisata kuliner? Sebanyak 49% dari para responden setuju bahwa keberagaman kuliner merupakan faktor yang paling penting, diikuti dengan keunikan kuliner yang ditawarkan, pilihan makanan yang lokal yang khas, serta pengalaman wisata budaya kuliner, seperti menghadiri pasar jajanan atau festival makanan. Bagi para wisatawan Indonesia, mayoritas mengutamakan keberagaman kuliner serta keunikan kuliner lokal dalam memilih tujuan destinasi kuliner mereka.

Markus menambahkan, para wisatawan kuliner modern cenderung mencari pengalaman dan aktivitas kuliner yang otentik, yang dapat menawarkan baik kualitas serta keberagaman. Pihaknya serius dalam menanggapi hal ini, sehingga berusaha menyediakan berbagai konsep kuliner yang unik.

Kegiatan sigi ini merupakan bagian dari kampanye Hilton Worldwide’s Destination Marketing Campaign, sebuah inisiatif dari Hilton untuk memberikan para wisatawan rate terbaik untuk menginap di hotel-hotel dan resort Hilton Hotel di kawasan Asia Pasifik. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)