Survei MasterCard: Belanja Online Bergeser dari PC ke Smartphone

Survei belanja online terbaru yang dilakukan oleh MasterCard  memperlihatkan bahwa selera penduduk Asia dalam berbelanja online telah bergeser dari PC (personal computer) ke ponsel pintar (smartphone), di mana lebih dari setengah konsumen di Indonesia dan Thailand menggunakan ponsel mereka untuk berbelanja.

Survei yang berfungsi sebagai tolak ukur untuk mengukur kecenderungan konsumen dalam berbelanja online ini dilakukan selama November hingga Desember 2012. Laporan untuk wilayah Asia-Pasifik yang meliputi 14 negara termasuk Indonesia melibatkan 7.011 responden. Ribuan responden itu diberikan pertanyaan mengenai kebiasaan berbelanja online mereka.

China memimpin keseluruhan wilayah sebagai pasar dengan kecenderungan untuk melakukan belanja online terbanyak, dengan 102 poin indeks. Lalu menyusul Selandia Baru (87 poin), Australia (85 poin), Singapura (84 poin), dan Korea Selatan (82 poin). Nilai China sendiri meningkat sebesar 4 poin dari indeks tahun lalu, didorong oleh perilaku konsumen yang tengah meningkat dalam hal kepercayaan berbelanja melalui online. Hanya 21,4% konsumen di China yang merasa tidak aman saat berbelanja online. Turun dari 32,8% pada tahun 2011 dan 35,3% pada tahun 2010.

Singapura dan Hong Kong, sebagai hub dalam berbelanja premier di Asia, mencatat kenaikan terbesar dalam perilaku berbelanja online. Di mana kedua pasar mencatatkan kenaikan 9 poin indeks pada tahun 2012.

Survei MasterCard ini juga mengungkapkan peningkatan penting dalam berbelanja menggunakan ponsel pintar. Indonesia berada di peringkat teratas di wilayah tersebut dengan lebih dari separuh responden (54,5%) menggunakan ponsel pintar mereka untuk berbelanja dalam tiga bulan terakhir. China mengikuti dengan 54,1% dan Thailand dengan 51%.

Sekitar 40% dari pembeli online di Hong Kong, Korea Selatan, dan Singapura, yang juga memiliki tingkat penetrasi pengguna ponsel dengan internet yang tinggi, melakukan pembelian dengan ponsel mereka dalam tiga bulan terakhir. Yang paling kurang menggemari berbelanja online melalui ponsel mereka adalah responden dari Selandia Baru (18,2%), Australia (18,7%), dan Filipina (21,4%).

Survei juga memperlihatkan, satu dari lima pembeli di Asia-Pasifik melakukan pembelian produk fashion menggunakan ponsel mereka dalam tiga bulan terakhir. Konsumen di Australia (32,4%), Korea (28,8%), dan Singapura (28,5%) telah membeli barang-barang yang berhubungan dengan fashion secara online melalui ponsel pintar mereka.

Survei MasterCard mencerminkan perubahan perilaku pembeli di wilayah tersebut, dengan lebih banyak konsumen memilih untuk membeli barang secara online dan semakin banyak yang menggunakan smartphone mereka untuk melakukannya. Dengan pengecualian di beberapa pasar, pembeli online menjadi lebih percaya diri dalam menggunakan ponsel untuk berbelanja. (EVA)

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)