YKPI Sosialisasikan Deteksi Dini Kanker Payudara Lewat Iklan Layanan Masyarakat

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, kanker payudara menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia dengan angka kematian mencapai 21,5 per 100 ribu. Di samping itu, menurut SIRS 2010, di Indonesia kanker payudara menjadi jenis kanker dengan pasien rawat inap dan rawat jalan terbanyak di seluruh rumah sakit di Indonesia dengan jumlah pasien sebanyak 12.014 orang (28,74%).

 

Meskipun kanker payudara menjadi salah satu penyebab kematian terbesar, namun sebenarnya penyakit ini masih memiliki peluang pasien sembuh hingga mencapai 99% bila dapat terdeteksi sejak dini dan segera mendapatkan penanganan medis. Mirisnya, tidak banyak penderita kanker payudara yang menyadari bahwa dirinya terkena penyakit ini dan baru terdeteksi ketika berada pada stadium lanjut.

kanker

Kondisi tersebut menggerakkan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) untuk menggalakan program penyuluhan dan penanggulangan kanker payudara. Linda Agum Gumelar, Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia menyampaikan bahwa YKPI dengan visi dan misi untuk memberantas kanker payudara stadium lanjut, YKPI bekerja sama dengan PT Cinema 21 dan RK 23 Pictures meluncurkan iklan layanan masyarakat dengan tema “Saling Jaga, Saling Peduli.”

Pemutaran iklan layanan masyarakat ini juga sebagai salah satu cara untuk menyambut Peringatan Bulan Peduli Kanker Payudara Internasional yang akan berlangsung pada Bulan Oktober. “Kami juga akan ada pemeriksaan gratis melalui Unit Mobil Mammografi YKPI yang akan diadakan di Marunda. Dalam satu tahun kami bisa melakukan 20-25 kali pemeriksaan Mammografi secara gratis di sekitar Jabodetabek” kata Linda Herlinda, Ketua Bidang Dana Yayasan Kanker Payudara Indonesia.

Iklan layanan masyarakat ini akan diputarkan di seluruh bioskop XXI di Indonesia. Dalam waktu satu hari iklan ini akan diputar disesuaikan dengan jumlah show yang ada di bioskop terkait. Harapannya dengan adanya iklan layanan masyarakat ini bisa menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat Indonesia untuk dapat melakukan deteksi sedini mungkin untuk kanker payudara.

“Ini merupakan upaya kami untuk mensosialisasikan penyuluhan dini, sosialisasi hidup sehat dan bagaimana menjalankan kehidupan sehat. Sehingga dengan adanya iklan ini bisa menjangkau daerah yang belum kami sosialisasikan. Karena jika melakukan penyuluhan akan menghabiskan dana besar juga. Sedangkan saat ini fokus kami adalah dengan pelaksanaan pemeriksaan melalui unit mobil Mammografi gratis yang dalam satu kali pengoperasian bisa menghabiskan Rp 20-25 juta untuk pemeriksaan 40 orang, "ujar Linda.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)