Zap Beauty Index 2021 Ungkap Tren Kecantikan Selama Pandemi

Grand launching ZAP Beauty Index 2021. (foto: Jeihan Kahfi/SWA)

Zap Beauty Index 2021, survei tahunan yang memotret perilaku wanita Indonesia dalam mempercantik diri dirilis ke publik. Bekerja sama dengan MarkPlus, survei tahun ini melibatkan sekitar 6.000 responden wanita berusia 15-65 tahun yang tersebar di berbagai daerah. Survei pertama dan paling komprehensif mengenai kebiasaan konsumen dan industri kecantikan Indonesia ini kembali merilis sejumlah temuan dan tren menarik.

CEO Zap Fadly Sahab mengatakan bahwa tren berubah sangat cepat setiap tahun. “Penting bagi brand yang sangat peduli kepada customer untuk stay relevant, mendengarkan, memahami apa yang diinginkan dan dianggap penting oleh para wanita Indonesia. Selain itu, harapannya survei ini dapat menjadi sumber referensi tepercaya bagi pelaku industri kecantikan di Tanah Air,” ujar Fadly pada konferensi pers di Jakarta, (10/11/2021).

Hasil surve ini menemukan mayoritas wanita Indonesia dari masing-masing generasi setuju bahwa kecantikan area intim perlu perlu untuk dijaga melalui upaya treatment. Tak terkecuali, pada wanita Generasi X berusia di atas 40 tahun, dengan jumlah persentase 80,1%. Sementara itu, sebanyak masing-masing 85,8% responden dari generasi Milennial dan generasi Z juga sepakat bahwa treatment area intim sangat penting.

Tak hanya sangat memperhatikan diri sendiri, kini wanita Indonesia juga lebih menghargai pria yang merawat diri. Hampir seluruh wanita sangat mendukung pria melakukan perawatan ketampanan dan menggunakan skin care, jumlahnya mencapai 98,8% dari total responden. Dengan demikian, kini perawatan tak lagi identik dengan cantiknya wanita karena pria juga diharapkan mampu menjaga penampilan. Hal inilah yang sebelumnya juga mendorong Zap meluncurkan Meon/o//logy by ZAP pada 2019 sebagai klinik ketampanan pria pertama di Indonesia.

Survei ini juga kembali memotret kebiasaan wanita Indonesia terkait produk kecantikan yang mereka beli dan gunakan. Mayoritas responden, yaitu sebanyak 57,1%, memilih e-commerce sebagai platform pilihan untuk membeli produk kecantikan. Pandemi, stay at home, dan kebiasaan berbelanja online yang meningkat dapat menjadi salah satu pendorong mengapa tahun ini e-commerce semakin digemari para wanita.

“Hal ini berbeda dengan temuan survei ketika gerai resmi brand menjadi 52,9% favorit wanita Indonesia. Sementara pada Zap Beauty Index 2020, retail pharmacy atau drug store adalah jujukan pertama dari 57,2% responden. Namun uniknya, tidak semua platform online disukai oleh konsumen pada tahun ini. Website dari brand menjadi platform yang paling kurang dipertimbangkan, di mana hanya 0,3% yang membeli produk kecantikan mereka dari platform ini,” kata Chief Operating Officer MarkPlus Institute Yosanova Savitry.

Selain peningkatan tren berbelanja melalui e-commerce, ternyata klinik kecantikan juga semakin menjadi favorit wanita untuk membeli produk kecantikan. Pada 2020, hanya 0,3% wanita yang memilih klinik kecantikan sebagai tempat mereka membeli skin care. Namun pada 2021, angka tersebut meningkat menjadi 17,8% atau 20x lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut juga terkait dengan tingginya kepercayaan wanita Indonesia terhadap produk yang dikeluarkan oleh klinik kecantikan. Sebesar 62,5% wanita Indonesia menyatakan percaya ataupun sangat percaya terhadap produk dari klinik kecantikan, walaupun belum pernah melakukan perawatan di klinik kecantikan tersebut. Tingkat kepercayaan ini tidak berbeda jauh dengan mereka yang sudah menjadi pelanggan klinik kecantikan, yaitu 65,4%.

Merespon temuan ZAP Beauty Index 2021, Fadly menambahkan, “Berbagai temuan ini dapat menjadi acuan bagi bisnis untuk mengambil keputusan dan menghadirkan layanan terbaru. Kami pun optimis di 2022 akan menjadi tahun yang baik bagi ZAP. Kami juga akan menambah 25 outlet baru di tahun mendatang,” ujar Fadly.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)