Calya & Sigra Hadir, Penjualan Mobkas Turun Drastis

Duo MPV di segmen mobil murah, Toyota Cayla dan Daihatsu Sigra, telah diperkenalkan secara resmi, pada bulan Agustus lalu di pameran otomotif GIIAS 2016. Hadirnya duet Calya dan Sigra yang bermain di kelas mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) membuat ketar-ketir para pengusaha mobil bekas (mobkas).
Ketua Ikatan Pedagang Mobil Jakarta Timur (IPMJ), H. Ahmad Fadilah, mengungkapkan, permintaan mobil bekas khususnya Avanza dan Xenia terdampak paling dalam dengan hadirnya dua produk anyar tersebut. Secara terang-terangan ia mengaku permintaaan mobkas Avanza dan Xenia, adalah yang paling terdampak. “Demand-nya turun hingga 50%,” ujar Ahmad

Penuturan Ahmad ini senada dengan hasil riset yang dilakukan oleh situs jual beli kendaraan Carmudi Indonesia. Litbang Carmudi Indonesia menemukan adanya depresiasi harga mobil bekas sebesar 3% dalam rentang waktu satu bulan setelah peluncuran Calya dan Sigra. CEO Carmudi Indonesia, Subir Lohani, mencontohkan mobil Avanza bekas tahun 2016 yang sebelumnya dihargai Rp165 juta, turun menjadi Rp160 jutaan pasca peluncuran Calya & Sigra.

carmudi-calya-sigra-vs-mobkas-infografis
Secara umum, ia mengungkapkan harga yang diberikan duo MPV tersebut memang sangat menarik. Bila dibandingkan harga mobil bekas Xenia dan Avanza, Calya & Sigra memang dipatok lebih murah di kisaran Rp106,6 juta hingga Rp149 juta. Wajar saya bila kemudian banyak konsumen yang lebih memilih mobil anyar.

Ia melihat ada kencenderungan konsumen mulai membandingkan plus minus antara LCGC keluaran terbaru dengan MPV bekas sekelas Avanza dan Xenia. “Kami melihat adanya generasi Baru dari pembeli yang menginginkan mobil LCGC dengan ukuran dan fungsi seperti Avanza dan Xenia, tapi dengan harga yang lebih rendah dari kedua mobil tersebut,” jelas Subir.

Calya & Sigra Kebanjiran Pesanan

Animo masyarakat atas produk Calya & Sigra sangat besar. PT Toyota-Astra Motor (TAM) misalnya, berhasil menjual lebih banyak Calya dibanding Avanza pada pameran GIIAS 2016. All New Calya menjadi kontributor utama penjualan Toyota sebesar 2.225 unit atau sekitar 26,85persen dari total SPK (surat pemesanan kendaraan). Sedangkan Avanza mengejar di bawahnya dengan membukukan angka penjualan terbesar kedua dsebesar 2.123 unit. Avanza berkontribusi sekitar 25,62 persen dari total SPK Toyota.

Tak berbeda jauh dengan Calya, Daihatsu Sigra juga memperoleh respon positif dari masyarakat . PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengungkapkan penjualan Daihatsu Sigra justru malah melebihi target. Tercatat sejak pertama kali diluncurkan kepada publik pada Agustus kemarin, per 18 September 2016, penjualan Sigra sudah tercatat 12.414 unit. Data PT Astra Daihatsu Motor menyebutkan, pemesanan Sigra terbanyak berasal dari Jakarta, yakni 40 persen dari total SPK. Disusul Jawa Timur (16 persen), Sumatera (11 persen), Jawa Barat (9 persen), Jawa Tengah (9 persen), dan wilayah lain.

Baca Juga:

Cara Daihatsu Mengelola Pelanggan Setia

Geliat Ekspor Toyota

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)