Cara Gojek Dukung Industri Pariwisata di Bali

Kumpul Bersama Mitra Andalan Gocar Bali

Untuk
mendukung Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 118 Tahun 2018 tentang ijin
Angkutan Sewa Khusus (ASK), Pergub No  40 Tahun 2019 tentang ASK Berbasis
Aplikasi & Pergub No 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat
Bali, Gojek mengadakan Kumpul Bersama Mitra Andalan GoCar Bali sekaligus penyerahan Kartu
Elektronik Standar Pengawasan (KEP)  sebagai wujud kepatuhan Gojek
terhadap regulasi Angkutan Sewa Khusus serta pemakaian perdana udeng (ikat
kepala) dan kain  sebagai simbol kearifan lokal dan  dukungan Gojek
bagi industri pariwisata Bali.

"Kami menyambut
baik inisiatif yang dilakukan oleh Gojek hari ini. Melalui penyerahan Kartu
Elektronik Standar Pengawasan (KEP) ini, mitra driver dapat lebih tenang dan nyaman dalam melakukan aktifitasnya
mengingat kendaraannya telah memiliki izin resmi untuk digunakan sebagai
transportasi online. Oleh karena itu, dengan telah terpenuhinya kewajiban
sesuai regulasi Pemerintah, dan Pergub Bali No.40 tahun 2019 kami harapkan para
mitra dapat tetap menjaga ketertiban dan kepatuhan dalam berkendara”, ujar
I Gede Wayan Samsi Gunarta,  Kadis Perhubungan Pemprov Bali dihadapan
150 mitra GoCar Bali di Denpasar, Kamis (6/2).

Pada
kesempatan yang sama,  I Putu Astawa,  Kadis Pariwisata Pemprov Bali,
menyatakan, ”Kami mengapresiasi dukungan Gojek terhadap industri pariwisata di
Bali. Mitra driver merupakan salah
satu ujung tombak pariwisata, bahkan tidak berlebihan bilamana kami ingin
menjadikannya sebagai Duta Wisata mengingat interaksi kali pertama yang
dilakukan dengan tamu setibanya di Bali. Oleh karena itu, dengan menggunakan
busana adat Bali saat mereka sedang berkendara, menjadikan mitra driver bukan saja sebagai Duta Wisata,
namun juga Duta Budaya dengan kearifan lokalnya."

Sementara
itu, Shinto E. Nugroho, Chief Policy and
Government Relations
Gojek, mengatakan, pertemuan  ini merupakan wujud
nyata dukungan Gojek terhadap regulasi Pemerintah yang mengatur tentang
Angkutan Sewa Khusus (ASK) dan industri pariwisata di Bali. 

"Kehadiran
150 mitra GoCar ini memiliki kesamaan visi untuk membuat Bali menjadi destinasi
wisata yang aman, nyaman dan berkesan tentunya tidak lepas dari dukungan
Pemerintah Provinsi Bali yang mendukung penggunaan teknologi sebagai
akselerator digital di Indonesia”, ungkap Shinto, seraya menambahkan, “Oleh
karena itu, kami semua hadir di sini untuk berterima kasih kepada Bali dan
memberikan kembali apa yang bisa kami lakukan untuk mendukung Pemerintah
Provinsi. Hal tersebut tercermin dari pemenuhan Peraturan Perundang-undangan
melalui kepemilikan Kartu Elektronik Pengawasan (KEP) bagi mitra kami serta
semangat menjadikan Gojek bagian dalam memajukan perekonomian Bali. Salah satu
wujud nyatanya adalah dengan menjadikan mitra kami sebagai “Duta Wisata” bagi
Bali, bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Bali dan Dinas Perhubungan serta
dinas terkait lainnya. Dengan Dinas UMKM, kami akan mengajak lebih banyak lagi
orang dapat datang dan menikmati destinasi wisata yang ada di Bali, melalui
ekosistem kami yang sudah diakses oleh 155 juta pengguna”.

Saat ini
hampir semua kendaraan mitra GoCar telah ber-plat nomor Bali atau DK dengan
mayoritas mitra adalah warga setempat, sejalan dengan misinya untuk mempermudah
kehidupan sehari-hari serta menciptakan dampak sosial positif dalam skala besar
bagi pengguna, mitra pengemudi, mitra penyedia layanan, serta mitra bisnis dan
UMKM di dalam ekosistemnya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)