Cara PermataBank Dorong Generasi Muda Melek Keuangan

Tujuan Creator Fest adalah mengedukasi mengenai permasalahan finansial lewat cara yang kreatif dan menghibur

Menurut Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf), Indonesia didominasi oleh generasi millenial dengan rata-rata 80% dari 1,6 juta industri kreatif yang ada. Para pelaku ekonomi kreatif rata-rata di usia 20 sampai 40 tahun dengan berbagai macam bidang usaha yang mereka geluti, termasuk diantaranya karya seni.

Generasi milenial dianggap sebagai generasi yang memiliki sudut pandang yang kritis dan kreatif, serta memiliki pemikiran yang tajam dalam melihat banyak hal dan dalam memaknai sesuatu, termasuk salah satunya soal uang.

Berkaitan dengan hal tersebut, PermataBank secara konsisten menginisiasi acara #BicaraUang Creator Fest 2019 yang sudah dilakukan tiga kali berturut-turut sejak tahun 2017 dengan tiga kategori kompetisi yakni film pendek, fotografi dan ilustrasi.

Tujuannya untuk mewadahi generasi muda di seluruh Indonesia yang passionate untuk mulai berani berbicara finansial dan menuangkannya ke dalam sebuah karya yang menghibur secara visual, serta dapat mengedukasi mengenai permasalahan finansial lewat cara yang kreatif.

”Kami ingin inisiatif-inisiatif ini dapat terus mengedukasi secara luas, khususnya generasi milenial agar kita semua dapat memaknai permasalahan finansial secara lebih open minded. Kami ingin banyak generasi muda punya wadah untuk menuangkan kreatifitas dalam memaknai keuangan,” papar Ivy Widjaja, Head of Customer Segmentation & Marketing, PermataBank.

Mentor-mentor yang hadir pun di antaranya seperti Anton Ismael (Fotografer), Yandy Laurens (Film Maker). dan Muklay (Illustrator Artist). Muklay menyebutkan bahwa kriteria pemenang kategori ilustrasi ini dilihat dari cerita dibalik ilustrasi yang dibuat dan harus bisa melakukan proses manual selain digital.

Anton menambahkan, kriteria pemenang kategori fotografi harus dilihat dari konten yang dibawa. Yandy pun menyaratkan bahwa kriteria pemenang di kategori film pendek sebisa mungkin untuk tidak menggurui dan harus lebih empati.

Rangkaian acaranya meliputi Creator Hunt pada 31 Maret-31 Mei untuk pencarian bakat creator, lalu Creator Camp pada 24 Juni-31 Juli untuk camp dan coaching bagi 30 orang creator yang terpilih, dan yang terakhir adalah Creator Fest pada 14-15 Agustus dimana para creator memiliki kesempatan untuk memamerkan, mempresentasikan, dan prosesi lelang hasil dari beberapa karya mereka untuk disumbangkan ke badan amal kemanusiaan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)