Cara Uwitan Tingkatkan Pertumbuhan Bisnis

Uwitan
Foto: Vina Anggita

Tren mendekorasi rumah marak dilakukan oleh masyarakat Indonesia selama pembatasan mobilitas Covid-19. Banyak dari masyarakat menghabiskan waktu di rumah aja untuk menata ulang dan mendekorasi ruang impiannya dengan pernak-pernik rumah tangga yang apik. Hal ini tentu berdampak positif bagi produsen produk rumah tangga seperti Uwitan. Permintaan akan produk UMKM asal Yogyakarta ini melonjak di bulan kedua pandemi Covid-19.

"Meski di awal sempat mengalami penurunan, tetapi di bulan kedua pandemi justru happy problem. Padahal di bulan pertama kami sudah terlanjur stop produksi sehingga kami tidak bisa memenuhi permintaan," ujar Aji Akbar Titimangsa, Pendiri Uwitan saat kunjungan media di Yogyakarta, Rabu (15/06/2022).

UMKM yang memproduksi furnitur kayu dan dekorasi rumah bergaya minimalis ini didirikan oleh Aji Akbar Titimangsa dan Aryane Dewi sejak 2015. Uwitan bekerja sama dengan sekitar 50 pengrajin kayu yang tersebar di beberapa wilayah, seperti di Cirebon, Tegal, Pemalang, Yogyakarta dan Surabaya. Bengkel kerja Uwitan sendiri terletak di Cirebon dan Tegal.

Produk Uwitan menggunakan kayu (rotan, pinus dan mahoni) yang sudah bersertifikat Indonesian Legal Wood dan memiliki ketahanan serta keawetan yang tinggi. Penyedia kayu Uwitan berasal dari sekitar Gunung Slamet, Purwokerto.

Aji menjelaskan bahwa produk Uwitan juga selalu menyesuaikan tren dan kebutuhan masyarakat. Kecenderungan konsep rumah masa kini yang serba mungil dan minimalis membuat Uwitan terus mengembangkan berbagai furnitur bergaya minimalis yang multifungsi.

Dari sisi pengembangan bisnis, menurutnya, sangat penting bagi UMKM untuk memanfaatkan platform teknologi di era digital. Di Tokopedia misalnya, terdapat berbagai fitur, seperti Kejar Diskon, Flash Sale, Diskon Toko dan lain-lain, untuk memaksimalkan jangkauan pasar serta penjualan di kancah nasional.

Aji mengaku, saat ini Uwitan bisa meraih omzet bulanan hingga puluhan juta rupiah lewat Tokopedia. Selain karena rajin menggunakan fitur-fiturnya, pihaknya sering mengikuti berbagai kampanye Tokopedia, seperti Kumpulan Toko Pilihan (KTP) dan Home Living SALEbrations.

Di sisi lain, Uwitan juga kerap mendapatkan materi edukasi dari Pusat Edukasi Seller Tokopedia serta komunitas penjual ‘Keluarga Tokopedia’ berkaitan dengan pengembangan dan peningkatan daya saing usaha.

Sementara itu, Tokopedia mencatat salah satu kategori yang laris di Tokopedia, khususnya di Yogyakarta, selama kuartal I 2022 adalah Rumah Tangga. Jumlah pembeli di Yogyakarta di sisi lain meningkat hampir dua kali lipat selama kuartal I 2022 dibandingkan kuartal I 2021. Beberapa daerah dengan peningkatan jumlah penjual di Yogyakarta paling tinggi adalah Kecamatan Jetis, Dlingo, Minggir, Seyegan dan Turi.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)