Carro Catatkan 4 Ribu Transaksi per Bulan

Carro, portal jual beli mobil bekas, menginjak usia yang ke-5 di tahun ini. Startup yang diluncurkan di Singapura pada tahun 2015 tersebut berhasil mencatatkan pendanaan awal sebesar US$716 ribu. Setahun kemudian, perusahaan berhasil mengumpulkan pendanaan seri A sebesar US$5,3 juta dan mencatatkan nilai transaksi sebesar US$100 juta.

Selama 5 tahun terakhir, Carro juga mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 300\% dan berhasil membuka kantor cabang di Thailand, Malaysia, dan Indonesia dengan jumlah total karyawan sebesar 500 orang. “Kami memiliki misi untuk dapat meningkatkan pertumbuhan industri otomotif khususnya pasar mobil bekas di Asia Tenggara,” kata Aditya Lesmana, Co-founder Carro dalam siaran pers yang diterima SWA Online.

Melalui teknologi, Aditya mengatakan, akan menciptakan ekosistem seperti showroom, institusi keuangan, hingga konsumen. Hingga saat ini, telah ada ribuan showroom yang telah bergabung sebagai pengguna aktif dan lebih dari 4.000 transaksi setiap bulannya.

Inovasi yang telah dilakukan oleh perusahaan sampai saat ini adalah dengan meluncurkan Automall atau showroom mobil bekas. Di dalam showroom tersebut ada sekitar 250 mobil yang dapat diperiksa tanpa sentuhan, karena setiap mobil dilengkapi dengan kode QR yang menunjukkan informasi kendaraan terkait kondisi, fitur, riwayat lengkap, harga, dan opsi pembayaran yang bisa dilakukan secara online.

Inovasi yang ditawarkan tersebut berhasil membukukan transaksi sebesar US$1 miliar pada tahun 2019. “Pertumbuhan tersebut adalah bukti dari penggabungan teknologi dan sentrisitas konsumen yang selalu menjadi prinsip dasar kami,” kata dia menambahkan. Ke depan, pihaknya akan memperluas jangkauannya ke seluruh pasar Asia Tenggara, dan menargetkan untuk membuka 10 automall di wilayah pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)