Chatbot Jadi Pilihan Customer Berinteraksi dengan Bisnis

3Dolphins, chatbot AI yang dikembangkan oleh PT Inmotion Solusi Teknologi (IST) meraih penghargaan Top Chatbot AI Solution 2018 di ajang Top IT & Top Telco 2018.

M. Lutfi Handayani, MM., MBA, Ketua Penyelenggara dan Pemimpin Redaksi majalah It Works, menjelaskan, kegiatan Top IT & Telco dilakukan secara obyektif dan independen. Ada 3 metode penilaian yang dilakukan. Pertama, kuesioner dan wawancara penjurian untuk menilai keberhasilan implementasi dan pemanfaatan solusi TI telco. Kedua, kuesioner dan riset tentang rekomendasi user IT telco untuk penilaian kategori Business Solution; Ketiga, market research di enam kota besar yaitu Jabodetabek, Surabaya, Semarang, Medan, Makasar, dan Balikpapan untuk mendapatkan index penilaian customer/ masyarakat terhadap produk-produk IT telco.

Dalam sesi Best Practice Sharing IT Implementation dalam ajang Top IT dan Top Telco 2018 di Jakarta, Rian Novianto, Co-founder dan Business Development Director 3Dolphins, menjelaskan, saat ini ada banyak masalah yang dihadapi oleh customer saat berkomunikasi dengan bisnis dengan menggunakan saluran oline tradisional.

Mengutip hasil penelitian “The 2018 State of Chatbot Report”, Rian memaparkan masalah yang ditemui customer itu, antara lain: situs atau website perusahaan sulit untuk dijelajahi (34%), tidak memperoleh jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan yang sederhana (31%), informasi yang detail tentang bisnis perusahaan sulit didapat (28%), terlalu lama mendapatkan layanan atau service (27%), desain aplikasi di smartphone yang tidak bagus (26%), dan fitur “Search” di website brand atau merk tidak bermanfaat (24%).

“Customer juga menjadi malas menghubungi layanan contact center perusahaan sehingga angka call rate turun. Tapi apakah itu berarti customer berhenti mengeluh? Tentu saja tidak, karena kini customer dapat menyampaikan keluhan atas produk atau layanan lewat Media Sosial. Riset juga mengungkap bahwa permintaan informasi dari customer yang diterima perusahaan atau inquiry coming, 70%-nya adalah pertanyaan yang berulang atau sama,” tambah Rian.

Penelitian “The 2018 State of Chatbot Report” juga mengungkap kini semakin banyak customer yang bersedia berinteraksi dengan chatbot dengan sejumlah alasan:

1. Mendapat jawaban dengan cepat saat kondisi darurat (37%)
2. Memberikan jalan keluar atau menyelesaikan masalah (35%)
3. Mendapat jawaban yang detail atau penjelasan (35%)
4. Dapat membantu menemukan seorang petugas customer service (34%)
5. Dapat melakukan pemesanan (33%)

Chatbot juga dapat memberikan sejumlah potensi manfaat untuk organisasi atau perusahaan yang menggunakannya antara lain: dapat memberikan layanan 24 jam (64%), memberikan respon yang cepat (55%), dapat menjawab pertanyaan yang mudah dan sederhana (55%), mudah diajak berkomunikasi (51%), keluhan customer dapat cepat diselesaikan (43%), dapat memberikan pengalaman baik untuk customer (43%), dapat memberikan jawaban yang detail bahkan selevel dengan para ahli (37%), dapat menjawab pertanyaan yang rumit (35%), bersahabat dan mudah akrab (32%), dan lain-lain (8%).

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)