Chitose Targetkan Penjualan Rp 430 Miliar

PT Chitose Internasional Tbk (CINT) optimistis akan meraih pertumbuhan untuk penjualan produk furnitur di tahun 2020, meski saat ini perekonomian dunia cenderung melemah akibat perang dagang dan pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan dalam acara paparan publik perseroan yang diselenggarakan di Cimahi, Jawa Barat. Dalam paparan publik tersebut, manajemen CINT menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 4% atau sebesar Rp 430 miliar.

Timatius Jusuf Paulus, Direktur CINT, menjelaskan, untuk mencapai target pertumbuhan positif tersebut, perusahaan melakukan beberapa strategi seperti melakukan kolaborasi dengan toko furnitur dan distributor alat kesehatan untuk penetrasi pangsa pasar perlengkapan alat kesehatan dan bekerja sama dengan perusahaan di luar negeri dengan joint development sebagai alternative sources dan membuka pintu untuk global sourcing.

Selain melakukan kerja sama dan kolaborasi, perusahaan juga membidik pengadaan barang pemerintah dan swasta untuk penjualan lokal serta meningkatkan ekspor ke Jepang, Australia, dan negara- negara lain di Asia.

“Perseoran tetap optimistis di tengah kecenderungan pelemahan ekonomi global akibat pendemi Covid-19. Melalui strategi itu, kami berharap dapat terus mempertahankan kepercayaan, tetap inovatif dan responsif sambil terus menerapkan efisiensi sebagai target kerja Perusahaan di 2020. Tahun ini kami juga menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar Rp 16 miliar atau tumbuh 122% dari tahun lalu,” ujar Timatius.

Sepanjang tahun 2019, perseroan membukukan penjualan bersih sebesar Rp 411,78 miliar, naik sekitar 11,18% dibanding penjualan bersih periode yang sama tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp 370,39 miliar. Peningkatan penjualan ini terjadi di pasar lokal sebesar 10,91% dan pasar ekspor sebesar 16,28%. Penjualan bersih CINT terdiri atas penjualan segmen kursi lipat sebesar 31%; segmen hotel, banquet, dan restaurant sebesar 28%; segmen furnitur kantor sebesar 25%; segmen pendidikan 12%; dan sisanya 4% segmen rumah sakit dan lainnya.

Selain itu dalam RUPS tersebut, perseroan mengangkat Kazuhiko Aminaka sebagai Presiden Direktur menggantikan Dedie Suherlan yang dipercayakan sebagai sebagai Komisaris Utama, serta mengangkat Susanto sebagai Direktur. Hasil RUPS CINT juga memutuskan untuk membagikan sebesar Rp 2/saham atau Rp 2 miliar (27,7%) dari laba bersih dibagikan sebagai dividen tunai.

Sebelumnya, terkait penanganan pandemi Covid-19, CINT menyerahkan hospital bed sebanyak 500 unit dengan matras khusus C-PRO sebanyak 100 unit kepada rumah sakit kecil di Indonesia yang membutuhkan. Nantinya setiap rumah sakit terpilih akan menerima maksimal 10 unit hospital bed (termasuk matras khusus C-PRO).

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)