CIMB Niaga Sampaikan Sejumlah Rencana Bisnis Baru

Di hadapan sejumlah pemimpin redaksi  media cetak dan elektronik, manajemen CIMB Niaga menyampaikan sejumlah langkah yang akan diproritaskan ke depannya, antara lain mengenai SME banking dan transformasi digital.Setelah masuk ke dalam kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 4, CIMB Niaga mengaku akan semakin berhati-hati dalam melangkah ke depan dengan penuh perhitungan. Dengan modal inti di atas Rp 30 triliun, maka bank BUKU 4 memiliki kapasitas untuk menyerap potensi risiko yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok bank lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur CIMB Niaga, Tigor M. Siahaan, dalam pidato sambutan di acara buka puasa bersama tersebut. Tigor mengatakan, keberhasilan CIMB Niaga masuk ke BUKU 4 memicu CIMB Niaga untuk meningkatkan performa, dan di sisi lain memikul tanggung jawab yang lebih besar kepada masyarakat dan stakeholders.

“Terus terang saja ini merupakan tanggung jawab yang cukup berat juga, karena dalam BUKU 4 itu berarti sudah dilihat orang sebagai top jadi kita benar-benar harus melangkah lebih hati-hati. Harus maju dengan perhitungan, dan juga untuk grow tidak bisa sembarangan. Great power, great responsibility. Jadi dengan masuk BUKU 4 ini kami mencoba untuk lebih bertanggung jawab kepada shareholders dan stakeholders,” ujarnya.

CIMB Niaga sendiri telah mengalami kenaikan laba bersih sampai 137% pada kuarter pertama menjadi Rp 640 miliar, setelah dua tahun sebelumnya sempat menerjang kendala yang cukup berat.”Mungkin bapak dan ibu juga tahu dua tahun lalu kami sedikit berguncang karena asset quality issues yang kami alami. Puji syukur semuanya cukup berjalan dengan baik selama dua tahun ini, dan semakin terlihat benih-benih yang kami tanamkan dua tahun lalu bahwa pertumbuhan dari Bank CIMB Niaga ini sudah membaik,” katanya.

Tigor melanjutkan, dari sisi pencapaian bisnis, CIMB Niaga akan berkonsentrasi di Consumer Business dan SME Banking. Khususnya ia akan lebih mendorong pada SME karena pihaknya menyadari bahwa sekitar 95% tenaga kerja diserap dari usaha kecil dan mengengah tersebut.

“Kita tahu penggerak dari ekonomi di Indonesia ini banyak dari bisnis kecil dan UKM. Saya sering bicara dengan Pak Sutarman Omar, bahwa di SME ini kita terus mau mendorong supaya kita bisa lebih bergerak lagi, dan kami juga bersyukur bahwa SME kita ada titik terang yang cukup baik, growing  mungkin sekitar 14% year to date dan kita harapakan bisa tumbuh lebih besar lagi,” dia menuturkan.

Kemajuan teknologi yang mengakibatkan transformasi digital yang cepat juga turut menjadi fokus CIMB Niaga. Tigor menegatakan, timnya akan terus mengikuti perkembangan. Ia tidak menampik adanya kecemasan karena perkembangan teknologi yang begitu cepat, namun CIMB Niaga akan berusaha terus menjadi leading edge, salah satunya dengan menggenjot Transformasi IT itu dalam pilar programnya.

“Mengenai bagaimana supaya kami bisa menangani digital transformation of banking. Kemajuan teknologi, bukan dari tahun ke tahun, bukan dari bulan ke bulan, tapi dari hari per hari. Kita lihat sendiri bagaimana perusahaan-perusahaan yang tadinya mungkin tidak tertarik di bidang banking, sekarang masuk ke payment system, transaksi, kliring dan lain sebagainya. Ada banyak sekali yang akan terjadi dari transformasi itu. Kami mencoba untuk mengikutinya, dan kami mencoba untuk terus menjadi leading edge. Transformasi IT itu termasuk pilar kami yang sangat kami dukung secepatnya,” jelas Tigor.

Mengenai digital transformation of banking tersebut, Tigor juga memberi penekanan bahwa CIMB Niaga akan meluncurkan suatu inovasi baru dalam waktu dekat agar bisa bertransfomrasi dengan cepat demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Dalam setahun atau dua tahun ke depan mudah-mudahan kami akan meluncurkan digital transformation yang bisa diserap dengan baik oleh masyarakat. Jadi saya hanya bisa memberi teaser segitu saja, mudah-mudahan teman-teman dari media juga bisa selalu support kami, karena kami juga selalu ingin dengar masukan dari sisi lain supaya kami bisa lebih mawas diri dan bisa bertransfomasi dengan cepat,” ucapnya menutup pembicaraan.

 

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)