Ciputra Artpreneur Hadirkan Pertunjukan Musikal Broadway Annie

Ciputra Artpreneur kembali menghadirkan pertunjukan Broadway yang melegenda melalui pertunjukan musikal Annie di Jakarta. Setelah panggung perdana Annie di tahun 1977 yang berhasil memenangkan 7 penghargaan bergengsi Tony Award dan penghargaan Best Cast Show Album dari Grammy Award, kini Martin Charnin, sutradara dan penulis lirik asli Annie, kembali menghidupkan Annie di atas panggung musikal.

(ke-2 dari kiri) Rina Ciputra, CEO Ciputra Artpreneur (ke-2 dari kiri) Rina Ciputra, CEO Ciputra Artpreneur

Adaptasi Annie yang terbaru namun tetap mengunggulkan unsur klasik ini akan hadir dalam 16 pertunjukan di Ciputra Artpreneur Theater pada tanggal 2-14 Agustus 2016. Tiket pertunjukan musikal Annie dapat diperoleh melalui www.kiostix.com.

Pertunjukan musikal Annie mengangkat kisah gadis yatim piatu cilik yang berusaha menemukan orang tua kandungnya. Pada awal cerita Annie, dikisahkan kesehariannya tinggal di panti asuhan, di mana Annie harus menghadapi kekejaman Miss Hannigan, pengasuh panti asuhan yang keji dan suka menindas anak-anak. Dalam usahanya mencari orang tuanya, Annie bertemu dengan Sandy, anjing liar yang setia dan menjadi teman baik Annie. Annie juga bertemu dan dibantu oleh pengusaha terkaya di Amerika Serikat, Oliver “Daddy” Warbucks dalam usaha pencarian orang tuanya.

Sri Muliani Arief, Direktur Ciputra Artpreneur, mengatakan, tidak hanya melalui lagu-lagu yang memberikan pesan positif dan dilantunkan secara sempurna, pertunjukan musikal Annie juga mengangkat kehangatan keluarga yang akhirnya diperoleh oleh Annie setelah perjuangan yang ia lalui. Pertunjukan musikal ini mengangkat pentingnya keluarga dan betapa kita harus mensyukuri keluarga yang kita miliki. “Kami harap keluarga di Indonesia dapat menikmati musikal ini bersama dan memetik pesan moral yang disampaikan,” ujarnya.

Selain kisahnya yang menyentuh, pertunjukan musikal Annie akan menyajikan berbagai elemen pagelaran musikal yang menarik bagi penonton. Di luar lagu “Maybe” dan “Tomorrow” yang telah melegenda, terdapat beberapa lagu dan adegan lain yang patut disimak. Adegan “Easy Street” menampilkan lagu oleh ketiga tokoh antagonis yang juga menjadi latar belakang kisah penyamaran dan penipuan mereka sebagai orang tua Annie. Pada adegan ini, selain melantunkan lagu dengan sempurna, para pemeran juga akan menari tap yang semakin memeriahkan pertunjukan.

Adegan lain yang berkesan adalah adegan “I Don’t Need Anything But You”. Setelah hampir dipisahkan oleh penipuan Miss Hannigan dan komplotannya, Annie dan Daddy Warbucks melakukan duet yang merupakan finale dari pertunjukan ini. Lagu ini menggambarkan rasa kasih sayang tulus antara ayah dan anak yang mereka miliki bagi satu sama lain.

Michael Orsino, CEO TROIKA Entertainment LLC, menjelaskan “Kehormatan bagi kami untuk menampilkan salah satu musikal klasik dari Amerika Serikat yakni Annie di Indonesia. Produksi Annie yang kini hadir merupakan adaptasi identik dari pertunjukan asli Annie dengan memperlihatkan berbagai elemen menarik seperti desain kostum dan panggung yang merepresentasikan tahun 1930 dengan tepat,” jelasnya.

Bagi masyarakat Indonesia yang baru mulai mengenal dan menyukai pertunjukan musikal Broadway, Annie adalah salah satu musikal yang tidak boleh dilewatkan. Jadi, ini adalah kesempatan masyarakat dan keluarga di Indonesia dapat merasakan antusiasme pada pertunjukan Annie yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Produksi asli Annie dibuka pada 21 April 1977 di Teater Alvin (kini Neil Simon Theatre - New York) dan memenangkan New York Drama Critics Circle Award untuk Musikal Terbaik, Tujuh Penghargaan Choice Drama Desk termasuk Best Musical, Penghargaan Grammy untuk Album Cast Terbaik dan tujuh Tony Awards, termasuk Best Musical, Buku Terbaik (Thomas Meehan) dan Latar Musik Terbaik (Charles Strouse , Martin Charnin). Musikal ini merupakan salah satu musikal terbesar di Broadway. Tampil sebanyak 2.377 pementasan ketika pertama kali dibuka, sudah diadaptasikan ke 28 bahasa dan bermain di sekeliling dunia selama 37 tahun.

Musik-musik yang paling dikenang untuk Annie termasuk “Maybe,” “It’s the Hard Knock Life,” “You’re Never Fully Dressed Without a Smile,” “Easy Street,” “I Don’t Need Anything But You” dan lagu abadi yang menggambarkan rasa optimis, " Tomorrow . " (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)