Cita Rasa Kopiko yang Mengglobal

Kemunculannya sejak 35 tahun yang lalau tepatnya tahun 1982, Kopiko dikenal luas sebagai permen kopi di Indonesia dan mancanegara. Kekuatannya sebagai market leader di bidang usahanya tak luput dari kampanye yang terus dilakukan untuk menciptakan keterlibatan dengan konsumen. Kampanye ini dilakukan melalui komunikasi yang berkonsentrasi pada right positioning dan diferensiasi produk, serta inovasi untuk menjawab kebutuhan konsumen.

Foto: www.mayoraindah.co.id

Kopiko menjadi pionir permen rasa kopi pertama yang menggunakan real coffee extract berkualitas. Terciptanya Kopiko menghadirkan permen yang dapat dinikmati konsumen untuk stay awake and stay ahead kapan pun dan di mana pun. “Selama lebih dari 35 tahun, Kopiko selalu menjaga dan mengutamakan kualitas produknya dengan senantiasa mengembangkan inovasi-inovasi yang tidak dimiliki oleh permen sejenis dari merek lain,” ujar Global Category Head for Confectionary PT Mayora Indah Tbk., Adisti Nirmala.

Menyasar konsumen yang aktif dan produktif, Kopiko memberikan solusi untuk mereka yang mencintai kopi dan butuh solusi praktis dalam bentuk permen kopi. Menurut Adisti, Kopiko adalah produk permen yang bersifat impulse purchase dengan kategori yang masuk di antara banyaknya pemain yang menawarkan aneka pilihan rasa.

Kemampuannya bertahan menjadi market leader selama 25 tahun di Indonesia dan beberapa market global tak pelak dari strategi yang mereka rancang. “Komunikasi Above The Line (ATL) yang insightful, relevan dan konsisten pada konsumen dijalankan sedemikian rupa terhadap konsumen untuk menciptakan diferensiasi, benefit dan positioning Kopiko. Selain itu, distribusi Kopiko yang luas dan merata untuk menjangkau semua konsumen dibangun bersamaan display branding yang menarik,” ungkap Adisti.

Inovasi dilakukan dengan mengutamakan kualitas dan fokus pada kebutuhan konsumen menjadi core value Mayora. Kopiko terus mengembangkan produknya untuk memastikan kualitas yang superior. Menciptakan beberapa varian rasa kopi, seperti Cappucino dan Sugar Free menjadi salah satu bentuk inovasi yang dilakukan. “Di market global, varian rasa Kopiko terus dikembangkan mengikuti kebutuhan pasar. Dari segi packaging juga dikembangkan dengan kemasan singles, pouch, jar dan stickpack,” tambahnya.

Menjadi brand yang sudah dikenal masyarakat luas, Kopiko memiliki nilai heritage yang kuat di mata konsumennya. Kopiko tak hanya menawarkan sensasi rasa, tapi juga benefit dari kopi untuk tetap terjaga menggantikan secangkir kopi. Kopiko telah tersebar di seluruh Indonesia dengan tingkat distribusi tertinggi di kategorinya. Di saat kategori permen hanya bertumbuh single digit, Kopiko berhasil tumbuh kuat dengan double digit untuk nilai dan volume yang mendorong pertumbuhan total di kategorinya. “Total market size untuk kategori permen di Indonesia sekitar Rp 5triliun. Market share Kopiko lebih dari 85% di kategori coffee candy yang terdiri dari 10 brands, berdasarkan data Nielsen 2016,” ungkapnya.

Kopiko juga melakukan ekspor ke lebih dari 80 negara dengan nilai ekspor yang sangat signifikan yaitu lebih dari 40% dari local market. Ke depannya, Kopiko akan tetap mempertahankan posisinya menjadi pilihan nomor satu bagi konsumen di seluruh dunia sebagai permen kopi dengan real coffee extract.

Reportase: Tiffany Diahnisa

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)