Clean & Clear Kampanye Bangga dengan Warna Kulit Sendiri

Dengan semangat Hari Kemerdekaan RI, Clean & Clear® mendorong para remaja putri Indonesia untuk bergabung dalam gerakan #BanggaDenganWarnaKulitmu dan bangga menjadi bagian dari Indonesia yang penuh warna.

Kampanye ini untuk merayakan cerahnya warna kulit dan keberagaman suku di Indonesia serta mendorong remaja perempuan dari seluruh pelosok negeri untuk tampil percaya diri dan menerima keberagaman warna kulit alami yang cerah, tak peduli apapun warna kulit mereka.

Tim Clear and Clear dan finalis Cerita Kita saat peluncuran kampanye

Terinspirasi dari fakta bahwa kulit putih sudah menjadi standar kecantikan yang diyakini secara luas di Indonesi, banyak anak perempuan tumbuh dengan merasa tertekan untuk mengubah warna kulit alami mereka supaya mendapatkan kulit putih yang ideal. Juga, berkaitan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia , Clean & Clear® memberdayakan gadis remaja di seluruh wilayah negeri untuk merayakan indahnya keanekaragaman di Indonesia yang dikenal dengan Bhinneka Tunggal Ika yaitu, bersatu meski terdapat beragam suku bangsa, budaya, bahasa dan warna kulit.

Secara umum, ada persepsi yang tidak tepat dalam budaya Asia termasuk di Indonesia, yaitu menyamakan warna kulit putih dengan kecantikan feminin, keunggulan etnis, dan kekuatan. Kita sering mendengar bahwa wanita Indonesia dengan kulit yang 'lebih putih' mendapatkan lebih banyak 'kesempatan' dari waktu ke waktu.

Menyadari hal ini, Clean & Clear® ingin membangun rasa percaya diri di kalangan remaja, terutama gadis remaja Indonesia dan mengubah persepsi sosial yang salah. Sebab, Clean & Clear® percaya bahwa semua gadis remaja itu cantik dan memiliki kesempatan yang sama, tidak peduli apa warna kulit mereka. Oleh karenanya, di bulan Agustus ini sejalan dengan semangat Hari Kemerdekaan RI, Clean & Clear® mengajak remaja putri Indonesia untuk berpartisipasi dalam gerakannya dengan memberikan pernyataan bersama  di media sosial #BanggaDenganWarnaKulitmu untuk  menunjukkan bahwa mereka percaya diri – tidak peduli apa pun warna kulit mereka – dan bangga menjadi bagian dari Indonesia yang penuh warna.

“Kampanye baru #BanggaDenganWarnaKulitmu ini adalah komitmen kami untuk membangun rasa percaya diri pada remaja putri Indonesia. Kami percaya bahwa tidak masalah apapun warna kulitnya, Anda harus bangga pada diri sendiri,” ujar Yuni Sulistyo, Brand Manager  Clean & Clear®.

Filter dan manipulasi foto di sejumlah situs media sosial menciptakan generasi remaja yang mudah "terpedaya'. Banyak gadis remaja Indonesia berpikir bahwa mereka akan tampil lebih menarik jika memiliki kulit yang lebih putih.

Lingkup luas media sosial semakin menghakimi dalam hal daya tarik; harga diri seseorang dirusak hanya dikarenakan oleh banyaknya jumlah suka (likes) – atau kurangnya respon terhadap swafoto  mereka. Kita perlu mengubah ini. Itulah sebabnya di bulan kemerdekaan Indonesia,
gerakan #BanggaDenganWarnaKulitmu sangat cocok bagi kita semua untuk terbebas dari mitos sosial tersebut dan membangkitkan rasa percaya diri," ujar Abel sebagai bintang tamu dan Vlogger kecantikan memberikan komentar terkait kebiasaan remaja putri dalam media sosial. Abel juga mendukung kampanye ini karena baginya semua gadis remaja itu cantik terlepas dari warna kulitnya.

Sementara itu, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., seorang psikolog, mengatakan, remaja akan menghadapi perubahan besar dalam hidupnya. Perubahan ini akan berujung pada timbulnya rasa stres, kegelisahan, ketidakpastian dan ketakutan.

Seperti yang kita ketahui, preferensi untuk kulit yang berwarna lebih terang tetap terjadi di Asia, termasuk di Indonesia, sesuai dengan banyaknya artikel yang ditulis mengenai subjek ini. Gadis remaja dengan kulit 'lebih putih atau lebih cerah' menikmati pengaruh kuat dalam kehidupan sosial mereka. Di sinilah rasa percaya diri, apakah dia merasa cantik atau tidak, akan sangat mempengaruhi perasaan. Saya sangat mendukung gerakan Clean & Clear® #BanggaDenganWarnaKulitmu karena akan mendorong semua gadis muda untuk percaya diri terlepas dari jenis warna kulit mereka.

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)