CMIG Aviation Capital Tambahkan Armada Boeing 737 untuk Lion Air

CMIG Aviation Capital, perusahaan pembiayaan pesawat terbang milik China Minsheng Investment Group, mengumumkan pengiriman satu unit pesawat terbang Boeing 737 MAX 8 MSN 43000 asal Seattle yang akan dipakai Lion Air. Pesawat ini merupakan bagian dari transaksi yang melibatkan banyak unit pesawat terbang.

Lion Air Group saat ini telah memiliki armada sebanyak 299 pesawat, mengelola penerbangan di Indonesia, Thailand dan Malaysia dengan 5 nama merek dan melayani lebih dari 200 tujuan di 20 lebih negara, sebagian besar termasuk wilayah program Belt-and-Road. Penambahan 737 MAX 8, pesawat berbadan ramping dengan teknologi terbaru buatan Boeing, dilengkapi mesin CFM-LEAP-1B, sesuai dengan strategi pertumbuhan Lion Air Group dan menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Edward Sirait, CEO Lion Air Group, menuturkan, "Kami ingin memperluas serta memperkuat kerja sama bisnis ini. Sebagai operator penerbangan domestik terbesar di Indonesia, aspek keselamatan dan keandalan menjadi prioritas utama kami. Pesawat 737 MAX telah memiliki keandalan seri 737 yang terdepan di industri dan menghadirkan keselamatan penerbangan yang terbaik bagi para penumpang."

Peter Sixiang Gao, Chief Executive Officer CMIG Aviation Capital, mengungkapkan, keandalan dan efisiensi bahan bakar yang ditawarkan, MAX8s buatan Boeing sangat cocok mendukung pertumbuhan Lion Air Group pada masa mendatang, CMIG akan terus berinvestasi pada pesawat berteknologi baru dan membangun armada yang berusia lebih muda, lebih hemat energi.

Sebagai pelaku usaha swasta, CMIG mendukung program Belt and Road yang digagas Pemerintah Tiongkok dengan menggarap berbagai transaksi di kawasan tersebut. Melalui transaksi pembiayaan dengan Lion Air Group, CMIG menghadirkan solusi dengan dasar pertimbangan komersial, dampak positif regional dan cakupan keuntungan yang luas.

CMIG Aviation Capital bergerak di bidang pembiayaan pesawat terbang (aircraft leasing) yang berkantor pusat di Tianjin, Tiongkok, dengan jangkauan kerja di Hong Kong, Irlandia dan Singapura. Perusahaan memiliki portofolio yang terdiri atas 21 pesawat terbang berusia muda, modern dan berjenis trunk-liner. Seluruh pesawat termasuk dalam skema pembiayaan jangka panjang bagi 15 maskapai penerbangan di 8 negara dan wilayah.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)