Crewdible Raih Pendanaan dari GFC Rp21 Miliar

Crewdible sebagai platform pergudangan mikro untuk pedagang e-commerce baru mendapat pendanaan Pre-Series A sebesar Rp 21 miliar dari Global Founders Capital. Startup ini mempunyai visi menjadi ‘oli’ untuk perekonomian e-commerce Indonesia.

Resmi terbentuk pada December 2017 di bawah naungan PT Duta Daya Digital yang didirikan oleh Dhana Galindra, Crewdible fokus bergerak di bidang jasa micro fulfillment warehouses yang bertujuan untuk membantu pebisnis dalam memperluas dan mengembangkan usaha.

Crewdivle berawal dari bisnis Dhana yang dibangun pada 2015 yaitu Lean brand sebagai produk olahraga yang dijual secara online, Dalam waktu singkat bisnisnya mulai naik daun tahun 2016, meski dia merupakan pekerja kantoran dan harus mengurus aktivitas lainnya.

Dhana terus mengembangkan bisnis online dengan menggandeng karyawannya sebagai mitra yang mengelola logistik untuk menyimpan stok barang Lean dan memprosesnya ketika terjadi transaksi.

Mitra-mitra tersebut akan mendapatkan komisi Rp 5 ribu untuk setiap paket yang terkirim. Tujuannya agar kompleksitas bisnis tidak meningkat ketika bisnisnya bertambah besar. Ternyata model kerja sama ini berjalan sangat baik, Dhana berhasil memperbesar stok barang tanpa perlu menyewa ataupun memperkerjakan karyawan.

Dari pengalaman tersebut, ternyata banyak pedagang e-commerce lainnya menganggap ini adalah ide yang sangat bagus hingga mereka ingin menggunakan cara yang sama. Melihat kesempatan ini, Dhana memutuskan untuk membuat aplikasi agar penjual lainnya dapat menjalankan bisnis e-commerce sambil berpergian, saat meeting dan bahkan saat liburan sekalipun, aplikasi tersebut dinamakan Crewdible.

Crewdible kemudian berevolusi menjadi jaringan pergudangan mikro untuk membantu pedagang-pedagang online. Crewdible memanfaatkan fasilitas-fasilitas kosong seperti rumah, ruko, kantor dan gudang untuk dijadikan gudang-gudang kecil yang menjadi tempat fulfillment untuk pesanan.

Gudang-gudang Crewdible dapat ditempatkan di manapun, bahkan di tempat-tempat yang sangat mahal dan strategis sekalipun seperti di pusat kota. Harga terjangkau karena Crewdible tidak perlu membayar biaya overhead seperti biaya sewa gudang, biaya setup, biaya pemeliharaan dan lain-lain.

Dengan keuntungan yang diberikan oleh Crewdible, maka Ccocok digunakan untuk para pekerja kantoran yang ingin tetap mempunyai bisnis sampingan, Ibu rumah tangga, atau siapapun yang ingin tetap berjualan tanpa menganggu kegiatan utamanya.

Pedagang eCommerce yang berlokasi tidak strategis, tidak memiliki lapak berjualan dan yang ingin memperluas bisnisnya keseluruh kota di Indonesia menjadi untung dengan adanya Crewdible.

Ini adalah berbagai keuntungan yang mendorong pertumbuhan cepat Crewdible. Bulan September 2018, Crewdible mendapatkan pendanaan tahap awal (seed round) dari sejumlah angel investor.

Salah satu misi Crewdible adalah membantu penjual kecil untuk menjadi perusahaan besar dengan menawarkan jasa yang dapat mengatasi masalah operasional (pencatatan penjualan, inventory, stock opname, packing dan kirim ke ekspedisi) tanpa ada biaya sewa harian gudang, biaya hanya akan dikenakan jika terjadi transaksi.

Crewdible bertujuan untuk memberikan waktu lebih banyak kepada para pedagang agar mereka bisa fokus pada pengembangan bisnis, menambah produk dan melakukan pemasaran yang lebih baik. “Dengan sistem yang mumpuni, kami berharap dapat membantu pedagang online dalam perjalanan bisnisnya mulai dari 20 transaksi sampai 100 ribu transaksi per bulannya,” tutur Sony Gultom, CTO dan Co-founder Crewdible.

Di sisi lain, Crewdible “menyulap” tempat-tempat kosong yang tidak strategis menjadi bisnis yang sangat menjanjikan. Dengan sistem crowdsource, Crewdible juga membantu para pemilik properti dalam memanfaatkan bangunan yang kosong atau tidak terpakai. Mereka bisa mendapat keuntungan dari hasil bermitra.

“Kami sadar bahwa bisnis modelnya berjalan dengan baik ketika mitra-mitra gudang meminta izin agar mereka dapat membuka beberapa cabang. Jadi memang yang kami harus pastikan Crewdible membawakan traffic yang cukup,” tambah Desiree, VP Marketing dari Crewdible.

Sejak mendapatkan pendanaan tahap awal, Crewdible berkembang 40 kali dalam waktu 12 bulan. Pertumbuhan ini membantu meyakinkan Global Founder Capital, capital ventura ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan investasi. Bulan Oktober 2019, Crewdible mendapatkan pendanaan sejumlah Rp 21 miliar untuk tahap pre-series A.

“Kami percaya bahwa Crewdible dapat mempermudah pedagang online dalam melakukan inventory management, packaging sampai urusan logistik sehingga dapat membantu pedagang online maupun UKM untuk mengembangkan bisnisnya tanpa harus berurusan dengan ribetnya urusan inventory management, packaging dan logistik,” jelas Melvin Hade, Partner dari Global Founders Capital di Indonesia.

Dhana menjelaskan bahwa dana investasi tersebut akan digunakan untuk memperluas kehadiran Crewdible di kota-kota besar di Indonesia, kegiatan pemasaran dan yang paling penting adalah untuk mengembangkan sistem yang dapat memenuhi kebutuhan pasar yang sangat bervariasi dan jumlah trafik yang sangat banyak.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)